Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Pendidikan Islam > TAHAP-TAHAP PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMIKIRAN KI AGENG SURYOMENTARAM DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN AKHLAK ISLAM

 

Full Text PDF (172 kb)
Jurnal Pendidikan Islam
Vol 1, No 2 (2012): Jurnal JPI
TAHAP-TAHAP PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMIKIRAN KI AGENG SURYOMENTARAM DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN AKHLAK ISLAM
Sumedi, Sumedi ( UIN Sunan Kalijaga)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
22 Apr 2013
 
Morality shows people’s life quality and how the moral education could influence them.The religious people have assumption that religion always teaches the followers to dogoodness and forbid them from doing badness. Islam, in the context of Indonesia, is ofcourse influenced by the real condition of the society. In relation to this, there is Javanesephilosopher, Ki Ageng Suryomemtaram, who thought the character building that is stillrelevant. He thought, “feeling is the center of everyone’s personality”. Based on his ideaand feeling, he divides them into four dimensions of lifeKeywords: Character, Feeling, Belief, Happy, Goodness.Moralitas menunjukkan kualitas kehidupan masyarakat dan bagaimana pendidikanmoral bisa mempengaruhi mereka. Orang-orang beragama memiliki asumsi bahwaagama selalu mengajarkan pengikutnya untuk berbuat baik dan melarangnyamelakukan kesalahan. Islam, dalam konteks Indonesia, tentu saja dipengaruhioleh kondisi riil masyarakatnya. Sehubungan dengan ini, ada filsuf Jawa, KiAgeng Suryomemtaram, yang memikirkan pembangunan karakter yang masihdianggap relevan. Baginya, “perasaan adalah pusat dari kepribadian setiap orang”.Berdasarkan pemikirannya pada perasaan, dia membaginya menjadi empat dimensikehidupan.
Copyrights © 2013