Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Buletin Veteriner Udayana > STUDI HISTOPATOLOGI HATI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIBERI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDONDONG (Spondias dulcis G.Forst) SECARA ORAL

 

Full Text PDF (131 kb)
Buletin Veteriner Udayana
Vol. 5 No. 2 Agustus 2013
STUDI HISTOPATOLOGI HATI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIBERI EKSTRAK ETANOL DAUN KEDONDONG (Spondias dulcis G.Forst) SECARA ORAL
Article Info   ABSTRACT
Published date:
22 Nov 2013
 
Tanaman kedondong sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat alternatif  untuk mengobati berbagai macam penyakit. Sedangkan penelitian tentang toksisitas daun kedondong pada hati belum pernah dilakukan. Dalam penelitian ini tikus putih (Rattus norvegicus) dibagi secara acak menjadi lima kelompok, masing-masing kelompok berjumlah 5 ekor. Kelompok A sebagai kontrol (placebo) yang diberi aquades peroral; kelompok B diberikan ekstrak daun kedondong 100 mg/kg bb (0,2 ml/ekor); kelompok C diberikan ekstrak daun kedondong 200 mg/kg bb (0,4 ml/ekor); kelompok D diberikan ekstrak daun kedondong 300 mg/kg bb (0,6 ml/ekor); kelompok E diberikan ekstrak daun kedondong 400 mg/kg bb (0,8 ml/ekor). Pemberian ekstrak daun kedondong dilakukan secara oral. Dilanjutkan dengan nekropsi pada hari ke-15 untuk pengambilan organ hati yang nantinya akan dibuat preparat hitopatologi.Hasil pemeriksaan histopatologi pada hati  tikus putih(Rattus norvegicus) yang diberikan ekstrak etanol daun kedondong, tidak ditemukan adanya perubahan seperti adanya infiltrasi sel radang, degenerasi melemak, degenerasi hidrofik dan nekrosis pada kelompok perlakuan K1, K2, K3, tetapididapatkan hasil peradangan ringan pada kelompok perlakuan K4 dan K5 pada 1 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) dari 5 ekor yang diberi perlakuan pada tikus putih (Rattus norvegicus).
Copyrights © 2013