Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Buletin Veteriner Udayana > Penyebaran Virus Vaksin ND Pada Sekelompok Ayam Pedaging Yang Tidak Divaksinasi dan dipelihara bersama ayam yang divaksinasi

 

Full Text PDF (65 kb)
Buletin Veteriner Udayana
Vol. 4 No.2 Agustus 2012
Penyebaran Virus Vaksin ND Pada Sekelompok Ayam Pedaging Yang Tidak Divaksinasi dan dipelihara bersama ayam yang divaksinasi
Article Info   ABSTRACT
Published date:
23 Aug 2012
 
Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui daya sebar vaksin ND aktif galurlentogenik (La Sota) dan respons immune ayam yang tidak divaksin yang dipeliharabersama ayam yang divaksin secara intramuskuler. Penelitian ini menggunakan rancanganacak lengkap pola berjenjang (split time) dengan faktor utama perlakukan vaksinasi (TO:0% divaksin dan 100% tidak divaksin , T1: divaksin 50 % dan 50 tidak divaksin dan T2:divaksin 75% dan 25% tidak divaksin) dengan sembilan kali ulangan. Faktor tambahanadalah waktu pengambilan serum (minggu ke-0, ke-1, ke-2 dan ke-3) sehingga jumlahsampel adalah 3x9x4= 108 sampel serum. Ayam umur 3 hari divaksinasi ND secara tetesmata kemudian dilakukan vaksinasi intramuskuler pada umur 21 hari sesuai perlakuan.Titer antibodi ND pada ayam perlakuan diuji dengan uji hambatanhemaglutinasi/hemagglutination inhibition (HI) satu hari sebelum vaksinasi, serta satuminggu, dua minggu, dan tiga minggu setelah vaksinasi. Data tentang titer antibodi (GMTHI)terhadap ND ditransformasi dengan akar X+1, dianalisis dengan sidik ragam dandilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa titerantibodi terhadap ND pada ayam yang tidak divaksin dipengaruhi oleh persentase ayamyang divaksin. Antibodi HI unit terhadap virus ND pada ayam yang tidak divaksinasimulai teramati pada minggu ke-2 dan ke-3 setelah vaksinasi. Titer antibodi ayam yangtidak divaksinasi pada kelompok ayam yang hanya divaksin 75% mempunyai titer antibodiyang nyata lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok ayam yang divaksin 50% dankontrol (P<0,05). Pada kelompok ayam yang divaksin 50%, titer antibody ND pada ayamyang tidak divaksin secara statistik berbeda tidak nyata dibandingkan dengan kelompokyang divaksin 0% (P>0,05). Pada minggu ke tiga, titer antibody ND ayam yang tidakdivaksinasi pada kelompok ayam yang divaksin 75% nyata lebih tinggi dibandingkandengan pada kelompok ayam yang divaksin 50% (P,0,05). Vaksin ND aktif lentogeik LaSota dapat menyebar dari ayam yang divaksin secara intramuskuler kea yam yang tidakdivaksin
Copyrights © 2012