Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Keperawatan Padjadjaran > GAMBARAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEBERHASILAN PENGAMBILAN DARAH PADA PENDONOR DARAH PEMULA DI PMI KOTA BANDUNG

 

Full Text PDF (108 kb)
Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Vol 13, No 2 (2011): Majalah Keperawatan Unpad
GAMBARAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEBERHASILAN PENGAMBILAN DARAH PADA PENDONOR DARAH PEMULA DI PMI KOTA BANDUNG
Article Info   ABSTRACT
Published date:
12 Nov 2013
 
Rini Aprianti*Aat Sriati**Rizki Muliani*** ABSTRAK Palang Merah Indonesia adalah suatu organisasi kepalangmerahan yang mana salah satu tugasnya adalah melaksanakan kegiatan donor darah. Kebutuhan akan darah tiap harinya di kota Bandung sekitar 300-400 labu darah. Sedangkan yang mendonorkan darahnya rata-rata perbulan sekitar 8000 pendonor darah belum dikurangi kegagalan pengambilan darah yamg masih diatas 1,5% perbulannya. Kegagalan yang terjadi kebanyakan pada pendonor darah pemula.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan pengambilan darah pada pendonor darah pemula di PMI Kota Bandung Tahun 2011. Pendonor darah pemula adalah orang-orang yang memberikan darah, plasma atau komponen lainnya yang pertama kali baik atas keinginan sendiri maupun atas permintaan anggota keluarga atau teman pasien yang membutuhkan tranfusi. Adapun syarat donor darah secara garis besar yaitu Keadaan umum dalam keadaan sehat, umur donor 17–60 tahun, Berat badan minimal 45 Kg, tanda-tanda vital dalam batas normal, haemoglobin minimal 12,5 g/dl, jarak penyumbangan darah minimal 70 hari, tidak sedang minum obat dan tidak punya penyakit yang berat. Jenis penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif dengan sampel kasus berjumlah 100 pendonor pemula dengan tehnik pengambilan sampel accidental sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuisioner skala likert, kuisioner terbuka dan wawancara terstruktur. Analisa yang digunakan univariat dengan hasil persentase. Hasil penelitian ditemukan dua faktor yang baru diketahui yang dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan pada pendonor darah pemula yaitu tidur jam 00.00 WIB dan aktivitas berlebih sebelum donor darah selain kecemasan dan syarat-syarat donor darah yang kurang sesuai. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disarankan kepada pimpinan untuk mempertimbangkan faktor aktivitas dan kualitas tidur sebagai salah satu syarat donor darah pada pendonor darah pemula dan untuk terus melakukan evaluasi terhadap kegiatan donor darah. Bagi staff untuk terus melakukan pendekatan terhadap pendonor, melakukan penyuluhan dan evaluasi. Bagi pendonor darah untuk lebih mempersiapkan diri dan kejujuran. Dan bagi penelitian selanjutnya sebagai data dasar. Kata Kunci : Keberhasilan, Pengambilan Darah, Pendonor Darah Pemula ABSTRACTThe Indonesian Red Cross is a humanitarian organization that conducts blood donor as one of its duties. The need for blood in Bandung is about 300-400 blood bags daily. While on a monthly  basis, the number of blood donors is approximately 8000 people on average, this is apart the fact of failure in blood taking that still reaches above 1.5% per month. Failures occur mostly in novice blood donors. The purpose of this study is to know the factor description that influences the success rate of blood taking on novice blood donor at PMI Bandung in 2011. Novice blood donors are people giving their blood, plasma or other components for the first time by their own account or at the request of family members or friends of patients who need transfusions. The requirements of blood donor in general are good health, donor age is 17-60 years, at least 45 Kg body weight, vital signs within normal limits, minimum hemoglobin 12.5 g / dl, minimal blood donation gap is within 70 days , not taking any medication and have no serious illness. This type of research use descriptive research design with a sample of 100 cases of novice donors with accidental sampling technique of sampling. Data collection techniques using Likert scale questionnaire, open questionnaires and structured interviews. Used univariate analysis with the percentage result. The study found 2 new factors that are known to affect the success rate in novice blood donors i.e. go to bed at 00:00 pm and excess activity prior to blood donation in apart from anxiety and the requirements of the lacking of suitable blood donors. Based on these results it is recommended to the chief to consider the factors of activity and sleep quality as a condition of blood donation on blood donors for novice s and continue to evaluate the activity of blood donors. For staff to continue to approach donors, do counseling and evaluation. For blood donors, it is better to prepare yourself and your honestyand for further study as a baseline. Keywords: Success, Blood Taking, Novice Blood Donors
Copyrights © 2013