Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA > THE DIFFRENCE OF ENHANCEMENT MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY AND SELF-EFFICIENCY SMA WITH MA STUDENTS IPS PROGRAM THROUGH GUIDED INQUIRY LEARNING MODEL ASSISTED AUTOGRAPH SOFTWARE IN LANGSA

 

Full Text PDF (627 kb)
PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Vol 6, No 1 (2013): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
THE DIFFRENCE OF ENHANCEMENT MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY AND SELF-EFFICIENCY SMA WITH MA STUDENTS IPS PROGRAM THROUGH GUIDED INQUIRY LEARNING MODEL ASSISTED AUTOGRAPH SOFTWARE IN LANGSA
Risdianto, Heri ( Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3, Langsa, Aceh, Indonesia)
Karnasih, Ida ( Prodi Pendidikan Matematika, Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan UNIMED, 20221, Medan Sumatera Utara, Indonesia)
Siregar, Hasratuddin ( Prodi Pendidikan Matematika, Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan UNIMED, 20221, Medan Sumatera Utara, Indonesia)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
10 Feb 2014
 
Tujuan penelitian ini: (1) Mengetahui perbedaan dalam problem kemampuan menyelesaikan matematis dan efisiensi diri murid-murid SMA and MA yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terarah dibantu oleh software Autograph dengan pembelajaran konvensional, mengetahui interaksi antara model gender dan pembelajaran menggunakan dengan kemampuan memecahkan problem matematis dan efisiensi dir siswai, Mengetahu perbedaan dalam kemampuan pemecahan masalah dan perbedaan dalam efisiensi diri siswa antara murid-murid SMA and MA. Dua kelas dipilih secara acak dari masing-masing sekolah sebagai kelas eksperimen dan kelas pengontrol. Kelas eksperimental menggunakan pembelajaran inkuiri terarah dibantu oleh software Autographs dan kelas pengontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil menunjukkan bahwa: (1) Kenaikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri terarah dibantu oleh software Autograph lebih tinggi dari kenaikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan pembelajaran konvensional, dengan suatu peningkatan rata-rata masing-masing 0,58 dan 0,37. (2) Analisis ANOVA menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara model gender dan pembelajaran siswa biasa meningkatkan kemampuan menyelesaikan masalah matematis siswa dan efisiensi diri,  tidak ada perbedaan-perbedaan penting dalam kemampuan pemecahan masalah dan efisiensi diri antara murid-murid SMA dan MA.
Copyrights © 2014