Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > C H E M I C A > Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Kimia Peserta Didik Kelas X SMK Negeri 2 Bantaeng

 

Full Text PDF (306 kb)
C H E M I C A
Vol 14, No 1 (2013)
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Kimia Peserta Didik Kelas X SMK Negeri 2 Bantaeng
Ahriani, Faridha ( Sekolah Menengan Kejuruan Negeri (SMKN)2 Bantaeng Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
12 Mar 2014
 
Penelitian ini bertujuan mengetahui interaksi antara model pembelajaran kooperatif dan gaya belajar dalam mempengaruhi hasil belajar peserta didik pada materi pokok ikatan kimia. Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan menggunakan desain faktorial 2x3. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X SMK Negeri 2 Bantaeng tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 66 orang. Sampel peneltian adalah kelas XA NKPI (Nautika Kapal Penangkap Ikan) dan XB NKPI (Nautika Kapal Penangkap Ikan) dipilih secara purposive random sampling. Pengujian hipotesis dilakukan dengan program SPSS 17.0 menggunakan analisis one way Anova, two way Anova dan Uji Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar kimia antara peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada materi pokok ikatan kimia, (2) terdapat perbedaan hasil belajar kimia antara peserta didik yang memiliki gaya belajar visual, audio dan kinestetik pada materi pokok ikatan kimia, (3) ada interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan TGT dengan gaya belajar dalam mempengaruhi hasil belajar peserta didik pada materi pokok ikatan kimia. Rata-rata hasil belajar peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih tinggi daripada yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Rata-rata hasil belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar kinestetik lebih tinggi daripada peserta didik yang memiliki gaya belajar visual dan auditorial.Kata kunci: kooperatif, STAD, TGT, gaya belajar, hasil belajarABSTRACT The aim of this study is to determine the interaction between the cooperative learning model and learning styles in influencing the learning outcomes of students in chemical bonding subject. The type of this research is a quasi experiment using 2x3 factorial design. The study populations were all of students class  X at SMK Negeri 2 Bantaeng academic year 2012-2013 as many as 66 students. Sampling was done by purposive random sampling and selected was the class XA NFV (Nautical Fishing Vessels) and XB NFV (Nautical Fishing Vessels). Hypothesis testing is performed with the SPSS 17.0 program using one way ANOVA, two way ANOVA and Tukey HSD test. Results of this study indicate that; (1) there are differences in learning outcomes between students studying chemistry taught by STAD cooperative learning model to taught by using TGT cooperative learning model in chemical bonding subject, (2) there are differences in learning outcomes between students who have learning styles on visual, audio and kinesthetic in chemical bonding, (3) there is an interaction between cooperative learning model and learning styles with in influencing learning outcomes of students in chemical bonding subject. Students who were taught by TGT cooperative learning model have a higher learning outcomes than taught by STAD cooperative learning model. Learning outcomes of students who have a kinesthetic learning style are higher than visual and auditory learning style Keywords: Cooperative, STAD, TGT, learning style, learning outcomes
Copyrights © 2014