Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > JURNAL TEKNIK MESIN > EKSPERIMEN PENGATURAN SUHU DAN KELEMBABAN PADA RUMAH TANAMAN (GREENHOUSE) DENGAN SISTEM HUMIDIFIKASI

 

Full Text PDF (680 kb)
JURNAL TEKNIK MESIN
Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014
EKSPERIMEN PENGATURAN SUHU DAN KELEMBABAN PADA RUMAH TANAMAN (GREENHOUSE) DENGAN SISTEM HUMIDIFIKASI
Wahono, Sugeng ( Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro)
Sugiyanto, Sugiyanto ( Dosen Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro)
Yohana, Eflita ( Dosen Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
01 Jan 2014
 
Pertanian di Indonesia masih menggunakan sistem pertanian tradisional dan tergantung pada perubahan iklim yang terjadi. Perubahan iklim yang tidak menentu pada akhir-akhir ini menyebabkan prediksi petani menjadi meleset dan banyak yang mengalami kerugian berupa gagal panen dsb. Seiring dengan dengan semakin berkembangnya isu pemanasan global yang berdampak pada perubahan iklim, membuat sektor pertanian begitu terpukul. Tidak teraturnya perubahan iklim dan perubahan awal dan akhir musim seperti musim kemarau dan musim hujan membuat para petani begitu susah untuk merencanakan masa tanam dan masa panen. Berdasarkan ilmu pengkondisian udara hal tersebut dapat dibuat kondisi seperti musim pada tanaman tertentu sesuai yang diharapkan, yaitu dengan mengatur besarnya kelembaban dan suhunya. Pengaturan kelembaban dan suhu ini dilakukan pada sistem pertanian yang menggunakan rumah tanaman. Metodologi yang digunakan dalam pengaturan suhu dan kelembaban ini adalah dengan membuat alat kontrol iklim dan variasi metode eksperimen pada rumah tanaman. Pembuatan alat kontrol iklim berguna untuk menambah nilai kelembaban pada rumah taanaman. Perakitan komponen-komponen alat kontrol iklim dilakukan dengan data-data awal eksperimen untuk menentukan spesifikasi alat. Alat kontrol iklim sudah dapat berfungsi dengan baik sesuai harapan, yaitu dapat menurunkan suhu rumah tanaman antara 3 -9ºC dan menaikkan kelembaban antara 25% - 30%. Namun sistem alat kontrol ini masih butuh banyak penyempurnaan, hal ini dikarenakan saat eksperimen masih terdapat proses pengembunan. Sehingga kedepannya dapat dijadikan masukan penelitian selanjutnya dan dapat memberi sumbangan teknologi untuk pertanian Indonesia kedepannya menjadi lebih baik.
Copyrights © 2014