Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI > PENETAPAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING PADA PT. FORTUNA INTI ALAM DIMANADO SULAWESI UTARA

 

Full Text PDF (314 kb)
JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI
Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1339 - 1471
PENETAPAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING PADA PT. FORTUNA INTI ALAM DIMANADO SULAWESI UTARA
Lepar, Septyani Martha ( Universitas Sam Ratulangi Manado)
Morasa, Jenny ( Universitas Sam Ratulangi Manado)
Mawikere, Lidia ( Universitas Sam Ratulangi Manado)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
04 Jun 2014
 
PT. Fortuna Inti Alam adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang industri kopi yang memiliki 3 jenis produk kopi yaitu Fortuna-1, Formula-1, dan Fortorang. Metode Activity Based Costing (ABC) merupakan sistem perhitungan harga pokok produksi (HPP) yang didasarkan pada aktivitas dalam perusahaan sehingga dapat menghasilkan HPP yang lebih akurat. Metode ini diharapkan dapat diterapkan pada PT. Fortuna Inti Alam. ABC ini memiliki 4 Tingkat (Level) yaitu level unit, level batch, level product, dan level facility. Metode ini diharapkan dapat diterapkan pada PT. Fortuna Inti Alam  Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana penetapan HPP dengan sistem ABC dan untuk mengetahui perhitungan HPP dengan metode ABC. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif Kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan perhitungan HPP dengan metode ABC menunjukkan kondisi undercost untuk produk Fortuna-1 dan kondisi overcost untuk Formula-1 dan Fortorang.  Hal ini disebabkan perhitungan harga pokok produksi dengan sistem tradisional hanya menggunakan satu cost driver yaitu jumlah unit produksi sebagai dasar pembebanan biaya overhead pabrik sedangkan metode ABC menggunakan lebih dari satu cost driver Kata kunci: harga pokok produksi, sistem tradisional, activity-based costing
Copyrights © 2014