Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Academica > KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH SUATU TINJAUAN FILOSOFIS

 

Full Text PDF (119 kb)
Academica
Vol 2, No 2 (2010)
KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH SUATU TINJAUAN FILOSOFIS
Article Info   ABSTRACT
Published date:
08 Apr 2014
 
Proses pemantapan integrasi nasional pada prinsipnyamelibatkan dua problema pokok. Pertama, bagaimana membuatrakyat tunduk, taat dan patuh kepada tuntutan negara. Kedua,bagaimana meningkatkan konsensus normatif yang mengatur tingkahlaku politik masyarakat atau individu-individu yang ada didalamnya,Dilihat dari sudut ini, ada dua mainstream yang terbentuk didalam masyarakat bangsa Indonesia yakni, bahwa pemberiankebijakan otonomi kepada daerah-daerah. Perspektif pertamamelihat otonomi daerah sebagai suatu ancaman terhadap integrasinasional, sementara yang lain justru otonomi daerah adalah sebagaiperekat integrasi bangsa. Dari kedua perspektif tersebut, makapenulis mencoba melihat secara jernih problema otonomi daerahdari perspektif filosofis, sehingga dapat terungkap makna hakiki darikebijakan otonomi daerah tersebut sebagai suatu solusi untukmenghilangkan atau meminimalisir diskursus mengenai konsepotonomi daerah yang seakan-akan menjadi pokus perdebatan yangtak pernah berkesudahan antara pemerintah pusaat denganpemerintah daerah dalam konteks Negara kesatuan.Kata kunci: Otonomi daerah, ontologi, epistemologi dan aksiologi
Copyrights © 2014