Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Ilmiah Peternakan > KECERNAAN DAN NERACA ENERGI PADA SAPI LOKAL DENGAN PEMBERIAN PAKAN YANG MENGANDUNG TEPUNG DAUN WARU (Hibiscus tilliaceus)

 

Full Text PDF (157 kb)
Jurnal Ilmiah Peternakan
Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Peternakan (JIP)
KECERNAAN DAN NERACA ENERGI PADA SAPI LOKAL DENGAN PEMBERIAN PAKAN YANG MENGANDUNG TEPUNG DAUN WARU (Hibiscus tilliaceus)
Rizal, Muchamad ( Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman)
Suwandyastuti, SNO ( Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman)
Bata, Muhamad ( Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
14 Oct 2014
 
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun waru pada pakan sapi lokal terhadap kecernaan energi dan neraca energi pada sapi lokal. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 30 Oktober 2012 sampai 30 November 2012, bertempat di Desa Datar, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dan Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Penelitian ini menggunakan 18 ekor sapi PO (Peranakan Ongol) jantan, umur 2 tahun dengan bobot badan berkisar 199,5 kg- 251 kg. Peralatan yang digunakan adalah  kandang individual dengan ukuran 2 x 3 m sebanyak 18 petak yang dilengkapi dengan tempat pakan dan minum. Ransum basal terdiri dari jerami amoniasi, dan konsentrat yang terdiri atas dedak 20%, polard 10%, bungkil kelapa 12%, mineral mix 1,5% dan garam 1%. Perlakuan yang diuji : taraf penggunaan tepung daun waru, dengan perlakuan T0= 0% ;  T1= 0,24% Bahan Kering (BK) konsentrat;  T2= 0,48% Bahan Kering konsentrat. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental in vivo dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan diulang sebanyak enam kali. Peubah yang diamati dan diukur dalam penelitian ini adalah kecernaan dan neraca energi, dengan menggunakan metode koleksi total. Data yang diperoleh dianalisis dengan Sidik Ragam dilanjutkan dengan uji Orthogonal Polinomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan kecernaan energi  masing-masing perlakuan T0, T1 dan T2 berturut-turut adalah 74,13 ± 2,53 %; 76,72 ± 2.24 % dan 76.55 ± 1.79 %. Rataan neraca energi masing-masing perlakuan T0, T1, dan T2 berturut-turut 991,41 MJ ± 94,55 %; 1174,37 MJ ± 255,15 % dan 1512,85 MJ ± 304,22 %. Penambahan tepung daun waru dalam ransum meningkatkan neraca energi secara linier, dengan persamaan garis regresi berturut-turut Y= 965.47708 + 1086.349 X, (R2 = 51.32 % P<0,05). Hasil penellitian menunjukkan penambahan tepung daun waru (Hibiscus tilliaceus) dengan taraf 0,24% dan 0,48% dari berat konsentrat mampu meningkatkan neraca energi (P<0,05), tetapi tidak dapat meningkatkan kecernaan energi (P>0,05).   Kata Kunci : kecernaan energi, neraca energi, sapi PO, daun waru   ABSTRACT This aim of this study was to determine the effect of adding waru leaf flour on the local cattle upon the energy digestion and experiment energy balance. The experiment was conducted on October 30, 2012 until 30 November 2012, at Datar Village , Sumbang Distric , Banyumas Regency and Laboratory Sciences and Nutrition, Faculty of Animal Husbandry, University of General Sudirman, Purwokerto.  The experiment was conducted on 18 heads of Ongole Grade Cattle (Peranakan ongol), 2 years old with body weight ranging from 199.5 kg - 251 kg. The equipment used is individual cages with a size of 2 x 3 m, 18 plots were fitted with a feed and a drink. The basal diet consisted of straw ammoniation and concentrate comprising of 20 % bran , pollard 10 % , 12 % coconut meal , mineral mix 1.5 % and 1 % salt. The treatments tested were Dry Matter (DM): 3 level of flour hibiscus leaves , t0 : 0 % DM concentrate ; t1 : 0.24 % DM Concentrate and t2 :  0.48 % DM Concentrate.  The experiments was conducted with experimental methods by in vivo methode using a Completely Randomized Design ( CRD ). The treatment was repeated six times. The parameters measured were the energy digestion and energy balance by the total collection method. The data were analyzed by Analysis of Variance continued with Orthogonal polynomial. The average energy digestion was 74,13 ± 2,53 %, 76,72 ± 2,24 % and 76,55 ± 1,79 % for treatments T0; T1 and T2 respectively. The average of energy balance was 991,41 MJ ± 94,55 %; 1174,37 MJ ± 255,15 % dan 1512,85 MJ ± 304,22 % for treatments T0; T1 and T2 respectively. Increasing waru leaf flour in the ration, increased energy balance linearly with the regression equation of Y= 965.47708 + 1086.349 X, (R2 = 51.32 % P<0,05) ; respectively. The study showed that the addition of waru leaf flour with the level of 0,24% and 0,48% concentrate weight to ammoniated rice straw based diets significantly increased energy balance (P<0,05) of on the Ongole Grade Cattle, had no significantly effect (P>0.05) on the energy digestion. Keywords: energy digestion, energy balance, ongole grade cattle, hibiscus leaves
Copyrights © 2014