Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional > Hubungan Pergantian Waktu Kerja dengan Pola Tidur Pekerja

 

Full Text PDF (241 kb)
Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional
Vol. 6 No. 4 Februari 2012
Hubungan Pergantian Waktu Kerja dengan Pola Tidur Pekerja
Amran, Yuli ( Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta)
Handayani, Putri ( Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Esa Unggul)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
01 Feb 2012
 
Gangguan tidur dapat dialami oleh setiap orang tanpa mengenal status sosial dan pendidikan. Diperkirakan setiap tahun terdapat 20% – 40% orang dewasa mengalami gangguan tidur dan 17% diantaranya mengalami masalah serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerapan pergantian waktu kerja (shift) serta beberapa faktor lain terhadap pola tidur pekerja di bagian produksi sebuah PT Enka Parahiyangan tahun 2008. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian pola tidur kurangbaik pada kelompok pekerja shift (67,1%) lebih tinggi daripada non-shift (32,9%). Selain itu, didapatkan odds ratio pola tidur pada pekerja shift 7,1 kali jauh lebih tinggi dibandingkan dengan non-shift. Faktor konsumsi kafeindan penggunaan obat tidur terbukti dapat memengaruhi pola tidur dan keduanya terbukti sebagai perancu. Disimpulkan bahwa penerapan shift (pagi, sore, malam) dapat menyebabkan kejadian pola tidur kurang baik lebih tinggi daripada non-shift sehingga perlu dilakukan peninjauan kembali penerapan rotasi shift oleh perusahaan. Pekerja disarankan agar menjaga jadwal tidur, menghindari konsumsi minuman berkafein, serta menggunakan obat tidur.Kata kunci: Pergantian waktu kerja, pola tidur, gangguan tidurAbstractSleeping disorder could be experiended by everyone without seeing social and education status. Approximately there 20% -40% adults with sleeping disorder per year, 17% of it having serious problems. This study was aimed to explain relationship between working-shift (shift and non-shift) implementation and workers’ sleeping pattern at the production departmentof a company PT Enka Parahiyangan in the year 2008. The result showed that shift workers that experienced bad sleeping pattern (67,1%) more than non shift workers (32,9%). The risk to odds ratio (OR) of experience bad sleeping pattern were higher among shift workers increased by 7,1 timesmore than non-shift workers. Caffein and sleeping drug consumption were found influencing sleeping pattern as well as being confounding factors. This study concluded that implemenation of working shift (day, evening, night) affect sleeping pattern negatively among shift workers. It is recommended that to review working shift rotation, advice workers to maintain sleeping schedule, and avoid taking caffein and sleeping drug.Keywords: Work shift, sleeping pattern, sleeping disorder
Copyrights © 2012