Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian > PENGARUH APLIKASI ASAM GIBERELIN (GA3) TERHADAP HASIL BENIH PADI HIBRIDA

 

Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian
Vol 17, No 2 (2014): Juli 2014
PENGARUH APLIKASI ASAM GIBERELIN (GA3) TERHADAP HASIL BENIH PADI HIBRIDA
Susilawati, Pepi Nur ( Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Banten Jl. Ciptayasa KM 1, Ciruas Serang-Banten)
Surahman, Memen ( Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor Jl. Meranti, Kampus IPB Darmaga 16680, Bogor)
Purwoko, Bambang S. ( Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor Jl. Meranti, Kampus IPB Darmaga 16680, Bogor)
Suharsi, Tatiek K ( Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor Jl. Meranti, Kampus IPB Darmaga 16680, Bogor)
Satoto, , ( Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Jl. Raya Sukamandi Km 5, Subang-Jawa Barat)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
10 Jan 2015
 
The Effect of Giberelin Acid (GA3) Application to Seed Yield of Hybrid Rice. Seed yield of rice hybrid on three line system has weakness in panicle exertion and outcrossing that cause low yield.  GA3 has been proved to increase the seed set through increasing panicle exertion and improved outcrossing. The purpose of this study was to determine the effect of GA3 application to increase seed yield of hybrid rice (F1). The study was conducted in Singamerta Experimental Farm, Banten Assesment Institute for Agricultural Technology from May to October 2013. The experiment was arranged in a split plot designed with four replications. The main plot were parental lines (cytoplasmic male sterility/CMS and restorer/R) of hybrid i.e. HIPA 8 (A1 and BP51-1), HIPA 6 (A2 and B8094), HIPA Jatim 3 (A6 and PK88) and HIPA 14 SBU (A7 and BH33d-Mr-57-1-2-2). Sub plot were the  frequency of GA3 treatments i.e. control (W0), two (W1), and three (W3) times application of GA3. GA3 dosage was 200 ppm, the best dose from the previous studies. The results showed that the GA3 applications increased plant height, stigma exertion, panicle exertion, duration of floret opening and panicle length. Two times application (W1) of  GA3  gave the best results as indicated by the highest seed yield (1429 kg/ha) that was better than three times application of GA3 that gave seed yield 1215 kg/ha and control with yield of 703 kg/ha.Keywords : GA3, hybrid rice, seed yieldABSTRAKHasil benih padi hibrida sistem tiga galur memiliki kelemahan, yaitu rendahnya eksersi malai dan tingkat penyerbukan silang,sehingga hasilnya rendah. Percobaan terdahulu menunjukkan bahwa aplikasi GA3 dapat meningkatkan hasil melalui peningkatan eksersi malai dan penyerbukan silang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi aplikasi GA3 terhadap peningkatan hasil benih padi hibrida (F1). Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Singamerta, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten pada Mei sampai Oktober 2013. Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi dengan empat ulangan. Petak utama yaitu tetua padi hibrida (galur mandul jantan/GMJ dan restorer) yaitu HIPA 8 (A1 dan  BP51-1), HIPA 6 (A2 dan B8094), HIPA Jatim 3 (A6 dan PK88) dan HIPA 14 SBU (A7 dan BH33d-Mr-57-1-2-2). Anak petak ialah tiga taraf frekuensi penyemprotan GA3 terdiri atas : kontrol (W0), dua kali aplikasi (W1) dan tiga kali aplikasi (W2). Dosis GA3 yang digunakan adalah 200 ppm yang merupakan konsentrasi terbaik dari hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi GA3 mampu meningkatkan tinggi tanaman, eksersi malai, eksersi stigma dan durasi bunga membuka dibandingkan kontrol. Hasil yang terbaik dicapai pada perlakuan GA3 dengan dua kali aplikasi (W1). Hasil benih  pada perlakuan W1 mencapai 1429 kg/ha, lebih tinggi dibandingkan dengan aplikasi tiga kali GA3 (1215 kg/ha) dan kontrol (703 kg/ha).Kata kunci : GA3, padi hibrida, hasil benih
Copyrights © 2015