Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Integra > Usulan Pengendalian Persediaan Produk Kursi Lipat (Folding Chair) dengan Menggunakan Metode Joint Economic Lot Size di PT Chitose Indonesia

 

Full Text PDF (450 kb)
Integra
Vol 1, No 2 (2011)
Usulan Pengendalian Persediaan Produk Kursi Lipat (Folding Chair) dengan Menggunakan Metode Joint Economic Lot Size di PT Chitose Indonesia
Article Info   ABSTRACT
Published date:
15 Dec 2014
 
PT Chitose Indonesia adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang furniture dengan produk meja dan kursi. Perusahaan ini memiliki pabrik di kota Bandung, dan setiap kota terdapat 1 distributor center dimana setiap pemintaan dari masing-masing distributor center tersebut akan langsung diproduksi oleh PT Chitose tanpa harus menunggu permintaan dari distributor center kota lain. Saat ini perusahaan sedang menghadapi permasalahan mengenai manajemen rantai pasok dalam hubungannya dengan distributor dan retailernya.Permasalahan yang dimaksud adalah tidak adanya integrasi yang baik antara para pelaku bisnis dalam manajemen rantai pasok (supplier, distributor center, dan retailer). Hal inimengakibatkan peningkatan biaya persediaan pada tiap eselon dalam manajemen rantai pasok tersebut. Hal ini berarti bahwa keputusan yang optimal berkaitan dengan pengendalianpersediaan pada salah satu pihak belum tentu merupakan keputusan yang juga akan menguntungkan bagi pihak yang lain.Melihat permasalahan yang sedang dihadapi PT Chitose Indonesia tersebut, maka penulis terdorong untuk menyelesaikannya dengan bantuan perhitungan metode Joint Economic Lot Size untuk kasus multi eselon. Hasil perhitungan yang telah dilakukan menunjukkan total biaya pengendalian persediaan saat ini sebesar Rp 182.255.513,45/tahun, sedangkan dengan menggunakan metode Joint Economic Lot Size, didapatkan biaya pengendalian persediaan sebesar Rp 171.002.385,39/tahun. Penerapan metode Joint Economic Lot Size ini menghasilkan keterkaitan antar eselon yang membentuk suatu supply chain, hal ini menyebabkan menurunnya biaya pengendalian persediaan yang timbul, yaitu sebesar Rp 11.253.128,06/tahun atau menghemat total 6,17% per tahun.
Copyrights © 2014