Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > SAINS DAN MATEMATIKA > Biokonversi Jerami Padi Menjadi Gula Fermentasi Menggunakan Konsorsium Termofilik Kompos

 

Full Text PDF (5,375 kb)
SAINS DAN MATEMATIKA
Volume 21 Issue 1 Year 2013
Biokonversi Jerami Padi Menjadi Gula Fermentasi Menggunakan Konsorsium Termofilik Kompos
Wahyuningsih, Melly ( Department of Chemistry, Faculty of Science and Mathematics, Diponegoro University, Semarang, Indonesia)
Sarjono, Purbowatiningrum Ria ( Biochemistry Laboratory, Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University)
Aminin, Agustina L. N. ( Biochemistry Laboratory, Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
26 Mar 2014
 
Penelitian melaporkan degradasi jerami padi dalam memproduksi gula pereduksi menggunakan konsorsium mikroba kompos fase termofilik dan kompleks ekstraseluler lignoselulolitik. Penelitian ini bertujuan memperoleh data sistem fermentasi paling efektif dalam mendegradasi jerami padi untuk menghasilkan gula pereduksi menggunakan kompos fase termofilik pada suhu 50°C selama 48 jam dari sistem fermentasi cair, semipadat, dan padat, memperoleh data kadar gula pereduksi tertinggi hasil degradasi jerami padi menggunakan kompos fase termofilik pada suhu 50°C selama 48 jam, memperoleh data aktivitas dan keragaman kompleks lignoselulolitik hasil fermentasi jerami padi yang diuji terhadap substrat CMC, xilan, dan jerami padi. Metode yang dilakukan adalah penentuan sistem fermentasi jerami padi (sistem cair, semipadat, dan padat), penentuan waktu optimum degradasi jerami padi dilihat dari profil kadar gula pereduksi, isolasi kompleks enzim lignoselulolitik, dan uji aktivitas kompleks enzim lignoselulolitik terhadap CMC, xilan, dan jerami padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem fermentasi padat lebih baik dibanding sistem fermentasi cair maupun semipadat dalam menghasilkan gula pereduksi. Kadar gula pereduksi tertinggi dihasilkan pada jam ke-32 sebesar 0,624 mg/mL dan kompleks enzim lignoselulolitik mengandung selulase, xilanase, dan enzim-enzim pendegradasi lignin.   Kata kunci: jerami padi, kompos termofilik, kompleks lignoselulolitik
Copyrights © 2014