Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > AGRIVIGOR > PENGARUH IRADIASI SINAR GAMMA TERHADAP PEMBENTUKAN TUNAS TANAMAN NILAM

 

Full Text PDF (208 kb)
AGRIVIGOR
Vol 10, No 2 (2011): Periode Januari - April 2011
PENGARUH IRADIASI SINAR GAMMA TERHADAP PEMBENTUKAN TUNAS TANAMAN NILAM
Article Info   ABSTRACT
Published date:
09 Jan 2008
 
ABSTRAKPenggunaan iradiasi sinar gamma pada eksplan kalus dan tunas adventif merupakanalternatif untuk mendapatkan keragaman tanaman. Penelitian dilaksanakan di LaboratoriumBiologi Sel dan Kultur Jaringan, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan SumberdayaGenetik Pertanian, Bogor, dari bulan Mei sampai dengan November 2009, menggunakanbahan eksplan klon Tapak Tuan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan11 perlakuan yaitu dosis iradiasi sinar gamma 0 (kontrol), 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45 dan 50Gy, dengan lima ulangan. Hasil penelitian menujukkan bahwa kalus terbentuk secara optimaldengan menggunakan media induksi MS + BA 0.1 mg L1 + 2,4D 1.0 mg L1 (92.0 %),sedangkan tunas adventif dengan media MS+BA 0.1 mg L1 (78.2 %). Dosis 25 50 Gy meningkatkanpersentase kalus yang mati dibandingkan dengan dosis yang lebih rendah (0 – 20)Gy. LD50 pada ekplan kalus 2 dan 4 minggu setelah iradiasi masingmasing 43.9 dan 34.6 Gy,sedangkan tunas adventif masingmasing 54.5 dan 37.6 Gy. Dosis 5–15 Gy berpengaruh baikterhadap pertumbuhan regeneran.Kata kunci : Tanaman nilam, sinar gamma, kalus, tunas adventif, LD50
Copyrights © 2008