Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Fakultas Ilmu Pendidikan (JFIP) > Penerapan Model Demonstrasi untuk meningkatkan Kemampuan Motorik Halus dalam Permainan Puzzle pada kelompok B

 

Jurnal Fakultas Ilmu Pendidikan (JFIP)
Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmu Pendidikan
Penerapan Model Demonstrasi untuk meningkatkan Kemampuan Motorik Halus dalam Permainan Puzzle pada kelompok B
Article Info   ABSTRACT
Published date:
27 Feb 2015
 
Masalah dalam penelitian dalam permainan puzzle pada anak RA. Bahrul Ullum adalah anak  belum mampu melatih konsentrasi, kesabaran, serta ketelitian dalam menyusun kepingan puzzle menjadi sebuah bentuk gambar binatang yang utuh serta anak belum mampu menstimulus otak kiri dalam permainan puzzle karena tahap perkembangan motorik halus dalam menggerakkan jari-jari tangannya mengalami keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model demonstrasi untuk meningkatkan kemampuan motorik halus dalam permainan puzzle pada kelompok B. RA Bahrul Ullum. Metode penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah dengan jumlah 12 anak. Hasil pembahasan dalam penelitian siklus I yaitu, (33%) berkembang sesuai harapan karena anak mampu menyusun kepingan puzzle menjadi bentuk gambar binatang sapi yang utuh serta anak mampu berkosentrasi dalam permainan puzzle dalam perkembangan gerakan motorik halus dalam jari-jari tangannya. Sedangkan (25%) mulai berkembang karena anak mulai bisa membentuk gambar kepala dan ekor menjadi bentuk gambar sapi, begitupun (42%) belum berkembang karena anak belum mampu membentuk gambar binatang sapi sehingga anak hanya mampu membentuk gambar bagian kepalanya saja sedangkan badan dan kaki anak belum mampu. Kemudian peneliti melanjutkan siklus II yaitu: (83%) berkembang sangat baik karena anak mengalami peningkatan dalam menyusun kepingan puzzle baik kepala, badan, kaki, dalam gambar binatang angsa yang utuh, sedangkan 2 anak (17%) berkembang sesuai harapan karena anak mampu menyusun kepingan gambar binatang angsa dari kepala, badan, dan kaki walau dalam menggerakkan jari-jari tangannya masih sedikit dalam kesulitan. Kata kunci : model demonstrasi, motorik halus.
Copyrights © 2015