Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > MIMBAR PGSD > PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR 5E TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS IV SD DI DESA KALIBUKBUK

 

Full Text PDF (452 kb)
MIMBAR PGSD
Vol 2, No 1 (2014):
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR 5E TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS IV SD DI DESA KALIBUKBUK
Article Info   ABSTRACT
Published date:
24 Dec 2013
 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV sekolah dasar di Desa Kalibukbuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test 0nly control group design. Siswa kelas IV SD di Desa Kalibukbuk Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 105 orang dijadikan populasi dalam penelitian ini. Sampel diambil dengan teknik random sampling yang berjumlah 79 orang siswa. Teknik pengumpulan data kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan menggunakan tes uraian/essay. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut statistik inferensial digunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai rata-rata kelompok eksperimen yaitu 85,03 berada pada kategori baik, sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol yaitu 66,36 berada pada kategori cukup. Perbedaan tersebut didukung oleh hasil analisis uji-t bahwa thitung (24,85) > ttabel (2,000). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV sekolah dasar di Desa Kalibukbuk.Kata Kunci : model siklus belajar 5E, model konvensional, kemampuan berpikir kritis The purpose of this study was idendifying the ability of the critical thinking in IPA between the group of students who teached by 5E cycle teaching model and the group of student who teach by the conventional teaching model in 4th grade of elementary schoool in Kalibubuk village. The types of this studied was experiment shadow with teaching model by using post test only control group design. The data was taken from observing 105 student of elementry school in kalibukbuk village in the academic years 2013/2014.The sampel of data was taken by random sampling technic from 79 students by giving the students an essay test.The data analyzed by using descriptive and inferensial statistic. The result by using inferensial statistic was idendifying by uji t. Based on the data analysis, the average score in group experiment were 85.03 and it was in good categories, meanwhile¬ the average score in control group were 66.36 and it was categories in moderate categories. Based ¬ on the result it can be conclude that there is the differences in the ability of critical thinking in IPA between the students who teach by the 5E cycle teaching model and the students who teach by the conventional teaching model in 4th grade of elementery school in Kalibukbuk Village.keyword : 5E cycle teaching model, konventional teaching model, Ability of critical thinking
Copyrights © 2013