Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > JURNAL INTEGRASI PROSES > PENGARUH KONSENTRASI DAN WAKTU PENGENDAPAN BIJI KELOR TERHADAP pH, KEKERUHAN DAN WARNA AIR WADUK KRENCENG

 

Full Text PDF (648 kb)
JURNAL INTEGRASI PROSES
Volume 5, Nomor 1, Desember 2014
PENGARUH KONSENTRASI DAN WAKTU PENGENDAPAN BIJI KELOR TERHADAP pH, KEKERUHAN DAN WARNA AIR WADUK KRENCENG
Rusdi, Rusdi ( Jurusan Teknik Kimia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Cilegon-Banten, Indonesia)
Sidi, T. B. Purnomo ( Jurusan Teknik Kimia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Cilegon-Banten, Indonesia)
Pratama, Rian ( Jurusan Teknik Kimia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Cilegon-Banten, Indonesia)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
31 Dec 2014
 
Kualitas air baku semakin hari semakin menurun, sehingga diperlukan suatu pengolahan untuk mendapatkan air bersih. Salah satu proses alami yang bisa dilakukan adalah proses koagulasi-flokulasi dengan biji kelor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi operasi yang tepat dalam mengoptimalkan kinerja biji kelor dalam menurunkan pH, turbiditas (kekeruhan)  dan warna air. Prosedur penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu: Tahap pertama, persiapan biji kelor. Biji kelor tua dikupas kulitnya dan dihaluskan dengan blender, kemudian dikeringkan dalam oven pada suhu 105 oC selama 10 menit dan didinginkan dengan eksikator. Kemudian diayak dengan ayakan 60 mesh. Tahap kedua, Biji kelor (175, 200, 225 mg) dimasukkan ke dalam gelas piala 500 ml, kemudian ditambahkan 500 ml air waduk Krenceng yang telah diketahui nilai pH, turbiditas (kekeruhan) dan warnanya. Campuran tersebut diaduk dengan alat jar tes pada kecepatan 65 rpm selama 10 menit dan didiamkan dengan variasi 8, 10 dan 12 menit. Air bersih pada lapisan atas di analisa nilai pH, turbiditas (kekeruhan) dan warna. Hasil analisa menunjukkan bahwa kinerja optimum biji kelor terjadi pada konsentrasi 400 ppm dan waktu pengendapan 12 menit dengan penurunan pH 7,7% ; kekeruhan 66,3%, dan warna 63,2%.
Copyrights © 2014