Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > JURNAL INTEGRASI PROSES > PENGARUH SUHU DAN RASIO PELARUT EKSTRAKSI TERHADAP RENDEMEN DAN VISKOSITAS NATRIUM ALGINAT DARI RUMPUT LAUT COKELAT (Sargassum sp)

 

Full Text PDF (705 kb)
JURNAL INTEGRASI PROSES
Volume 5, Nomor 1, Desember 2014
PENGARUH SUHU DAN RASIO PELARUT EKSTRAKSI TERHADAP RENDEMEN DAN VISKOSITAS NATRIUM ALGINAT DARI RUMPUT LAUT COKELAT (Sargassum sp)
Jayanudin, Jayanudin ( Jurusan Teknik Kimia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Cilegon-Banten, Indonesia)
Lestari, Ayu Zakiyah ( Jurusan Teknik Kimia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Cilegon-Banten, Indonesia)
Nurbayanti, Feni ( Jurusan Teknik Kimia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Cilegon-Banten, Indonesia)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
31 Dec 2014
 
Manfaat rumput laut coklat adalah sebagai bahan baku natrium alginat yang dihasilkan melalui proses ekstraksi yang digunakan untuk industry farmasi, kosmetik, tekstil dan sebagai superadsorbent. Tujuan penelitian ini adalah menentukan rendemen dan viskositas natrium alginate hasil dari ekstraksi rumput laut coklat. Proses pembuatan natrium alginate dilakukan dengan merendam rumput laut coklat dengan HCl 0,5% selama 30 menit, kemudian netralkan dengan air dan rendam kembali dengan NaOH 0,5% selama 30 menit. Ekstraksi rumput coklat dilakukan menggunakan larutan Na2CO3 2% selama 2 jam pada suhu 50, 60 dan 70oC dengan perbandingan pelarut dan rumput laut coklat adalah 1 : 20, 1 : 25 dan 1 : 30. Filtrate disaring disaring dan didiamkan selama 30 menit dan tambah larutan H2O2 10% sebanyak 2 % dari jumlah filtrate. Langkah selanjutnya adalah menambahkan HCl 15% kemudian diamkan selama 10 menit, saring antara gel dan larutannya, gel yang terbentuk dilarutkan dengan NaOH 10% sampah pH netral. Larutan dimasukan dalam isopropyl alcohol hingga terbentuk natrium alginate dan keringkan dalam oven pada suhu 65oC. Natrium alginate yang dihasilkan dianalisa rendemen dan viskositasnya serta dianalisa menggunakan FTIR. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa rendemen terbesar didapat pada kondisi suhu ekstraksi 60oC dengan rasio pelarut 1 : 20 sebesar 12,88% dan viskositas terbesar didapat dari kondisi suhu ekstraksi 60oC dan rasio pelarut 1 : 30 sebesar 75 cp. Kualitas produk dilakukan menggunakan FTIR dan menunjukan adanya kandungan natrium alginate.
Copyrights © 2014