Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Biotropika > Aplikasi Beberapa Mulsa Hydroseeding untuk Perkecambahan Biji Teki Pioner di Tanah Pasca Pertambangan Batubara dari Kalimantan Selatan

 

Full Text PDF (112 kb)
Biotropika
Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Biotropika
Aplikasi Beberapa Mulsa Hydroseeding untuk Perkecambahan Biji Teki Pioner di Tanah Pasca Pertambangan Batubara dari Kalimantan Selatan
Article Info   ABSTRACT
Published date:
09 Jan 2015
 
Tujuan penelitian adalah mengetahui perkecambahan biji teki pioner dan karakterisasi beberapa mulsa pada tanah pasca pertambangan batubara dari Kalimantan Selatan. Spesies teki yang digunakan yaitu Cyperus brevifolius (Rottb.) Hassk., C. eragrostis Lam., C. odoratus L., C. strigosus L. dan Kyllingia monocephala Rottb. Mulsa yang diberikan pada tanah pasca pertambangan meliputi tanah liat (L) sebagai kontrol, liat-kompos UB (LU), liat-kompos daun (LD) dan mulsa kompos feses kerbau (F). Biji teki pioner polikultur ditanam pada media tanah pasca pertambangan dengan penambahan empat mulsa dan diulang enam kali. Variabel yang diamati antara lain persentase dan waktu perkecambahan serta kerapatan. Selain itu, diamati pH, konduktivitas dan bahan organik mulsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mulsa di atas tanah pasca pertambangan mampu menjadi media perkecambahan teki polikultur. Kecambah tumbuh pada hydroseeding dari kompos feses kerbau memiliki kerapatan nyata tertinggi. Media liat memiliki pH nyata paling rendah (asam), sedangkan bahan organik pada mulsa kompos feses kerbau nyata paling tinggi. Media yang direkomendasikan untuk program revegetasi di tanah pasca pertambangan adalah mulsa liat-kompos daun dan kompos feses kerbau untuk memperoleh waktu perkecambahan lebih singkat dan kerapatan tinggi.   Kata kunci: Mulsa, perkecambahan, tanah pasca pertambangan, biji teki pioner
Copyrights © 2015