Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Forum Ilmiah > Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Penyakit ISPA dengan Perilaku Pencegahan ISPA Pada Balita di PHPT Muara Angke Jakarta Utara Tahun 2014

 

Full Text PDF (272 kb)
Forum Ilmiah
Vol 11, No 3 (2014): Forum Ilmiah
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Penyakit ISPA dengan Perilaku Pencegahan ISPA Pada Balita di PHPT Muara Angke Jakarta Utara Tahun 2014
Silviana, Intan ( Fikes Universitas Esa Unggul)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
10 Apr 2015
 
ISPA Adalah Infeksi Saluran Pernafasan yang Berlangsung 14 hari. Saluran Nafas yang dimaksud adalah Organ mulai dari Hidung sampai Alveoli paru beserta Organ adneksanya, sinus, ruang telinga, dan pleura. .Hasil observasi sebagian besar warga di sana adalah Seorang Pekerja ikan dan nelayan. Hal ini dapat memicu munculnya gejala ISPA, salah satu diantaranya adalah batuk.Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang penyakit ISPA dengan perilaku pencegahan ISPA pada balita di PHPT Muara Angke Jakarta Utara.  Metode penelitian adalah cross sectional. Dan Jumlah sample sebanyak 35 orang diambil  melalui  sampling Jenuh . Sebagian responden adalah ibu yang berusia  25-33 tahun (54,3%), berpendidikan SD (45,7%), pendapatan kurang  (85,7%), Tidak ikutsertaan dalam penyuluhan (91,4%), umur anak (54,3%), kelamin Anak (54,7%), Tidak memberikan Asi Eksklusif (57,1%), pemberian  Imunisasi DPT (51,4%).Hasil penelitian menunjukan bahwa ibu- ibu di PHPT Muara Angke Jakarta Utara memiliki pengetahuan kurang mengenai penyakit ISPA (51,4%) dan memiliki perilaku kurang (51,5%). Berdasarkan Uji statistik pearson product moment didapatkan nilai (P= 0,022 >a = 0.05).Berarti Ho ditolak.Kesimpulan Pengetahuan ibu di PHPT Muara Angke masih rendah pengetahuan dan perilaku masih kurang. Saran yaitu petugas kesehatan seharusnya memberikan penyuluhan tentang penyakit ISPA dan meningkatkan program P3M khususnya bagi masyarakat. Kata kunci: pengetahuan, perilaku, ISPA 
Copyrights © 2015