Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Fakultas Ilmu Pendidikan (JFIP) > PENERAPAN PENDEKATAN MULTISENSORIS BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR MENULIS BRAILLE DI KELAS II SLB-A BARTEMEUS MANADO

 

Jurnal Fakultas Ilmu Pendidikan (JFIP)
Vol 1, No 3 (2013): Ilmu Pendidikan
PENERAPAN PENDEKATAN MULTISENSORIS BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR MENULIS BRAILLE DI KELAS II SLB-A BARTEMEUS MANADO
Article Info   ABSTRACT
Published date:
27 May 2015
 
Menulis merupakan salah satu keterampilan dasar akademik yang harus dimiliki oleh setiap anak didik. Disamping membaca, berhitung, karena hal tersebut sangat penting dalam menambah ilmu pengetahuan. Anak berkesulitan belajar menulis merupakan anak yang mengalami masalah dalam mengeja huruf ataupun kata secara tertulis. Anak yang duduk di kelas 2 SLB seharusnya sudah mampu menulis dengan baik dan benar, tapi ternyata tidak semua anak memiliki kemampuan yang sama dalam menulis. Oleh karena itu diperlukan perbaikan proses pembelajaran yang diarahkan kepada pencapaian hasil belajar yang optimal lewat pembelajaran menulis dengan pendekatan multisensoris. Penelitian berawal dari temuan di SLB-A yang teridentifikasi terdapat anak yang mengalami kesulitan menulis Braille. Karakteristik kesulitan menulis yang terlihat antara lain, cara memegang pen yang salah, posisi tubuh saat menulis, terlalu lambat dalam menulis, tulisan sulit terbaca, jarak antara huruf tidak konsisten, tidak menggunakan tanda baca. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melakukan dua siklus tindakan. Adapun konsentrasi pembelajaran menulis setiap siklusnya adalah pemberian persepsi yang jelas tentang abjad, pengembangan gambaran visual, dan penanaman kebiasaan melalui penulisan berulang-ulang. Subyek penelitian adalah satu anak berkesulitan menulis. Data yang diperoleh melalui observasi, analisis dokumen, dan wawancara. Sumber data penelitian adalah person (orang), place (tempat) dan paper (dokumen dan bahan tertulis). Dari dua siklus pelaksanaan tindakan berisi pembelajaran menulis dengan pendekatan multisensoris melalui mata pelajaran bahasa Indonesia. Anak yang tadinya mengalami kesulitan menulis abjad Braille sudah mengalami peningkatan. Hal ini terlihat baik pada anak dan ini terbukti pada hasil tes formatif dengan nilai 9,5. Anak sudah dapat menulis dengan baik dan benar, dan mampu menyelesaikan tugas yang telah diberikan oleh guru dengan baik.  Dengan demikian pembelajaran menulis dengan pendekatan multisensoris bagi anak berkesulitan menulis permulaan yang digunakan peneliti di kelas 2 SLB-A Bartemeus dapat memperbaiki bentuk tulisan anak yang berdampak pada meningkatnya prestasi belajar anak berkesulitan menulis.
Copyrights © 2015