Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > SAINTEKS > KAJIAN KUALITAS AIR MINUM YANG DIPRODUKSI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KABUPATEN BANJARNEGARA BERDASARKAN PERSYARATAN MIKROBIOLOGIS TAHUN 2014

 

Full Text PDF (211 kb)
SAINTEKS
Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Sainteks Volume XII No 1 Maret 2015
KAJIAN KUALITAS AIR MINUM YANG DIPRODUKSI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KABUPATEN BANJARNEGARA BERDASARKAN PERSYARATAN MIKROBIOLOGIS TAHUN 2014
Sunarno, Joko Malis ( Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan Politeknik Banjarnegara Jl. Raya Kenteng – Madukara KM. 02, Kenteng, Banjarnegara 53482 Telp. (0286) 591145, Fax. : (0286) 592710)
Faidah, Dwi Atin ( Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan Politeknik Banjarnegara Jl. Raya Kenteng – Madukara KM. 02, Kenteng, Banjarnegara 53482 Telp. (0286) 591145, Fax. : (0286) 592710)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
04 Mar 2015
 
Angka Coliform dijadikan sebagai parameter untuk mengetahui kualitas air minum secara mikrobiologis. Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) merupakan unit usaha produsen air minum. Tujuan penelitian adalah mengetahui kualitas air minum yang diproduksi DAMIU di Kabupaten Banjarnegara berdasarkan persyaratan mikrobiologis. Obyek penelitian adalah DAMIU di Kabupaten Banjarnegara. Sejumlah 32 DAMIU diambil secara simple random sampling. Kuesioner digunakan untuk mengetahui gambaran sanitasi bangunan dan hygiene karyawan. Kualitas mikrobiologi air minum ditentukan dengan angka Coliform menggunakan metode MPN dan angka bakunya mengacu pada Permenkes RI Nomor 492/Per/IV/2010. Gambaran sanitasi bangunan DAMIU secara umum sudah memadai. Hygiene karyawan perlu diperhatikan dalam hal pemeriksaan kesehatan secara rutin, penggunaan pakaian kerja dan pelatihan operator. Air baku yang digunakan sebagian besar dari sumur gali yaitu 66% dan sisanya dari sumur bor, mata air dan PDAM. Kualitas air baku yang memenuhi syarat sebanyak 97% dan kualitas air produksi yang memenuhi syarat sebanyak 84,4%. Komponen alat pengolahan seperti: ultrafiltrasi, ozonisasi, UV dan RO memberikan kontribusi terhadap kualitas mikrobiologi air minum. Kesimpulan penelitian adalah kualitas mikrobiologis DAMIU di Kabupaten Banjarnegara secara umum aman dan layak untuk dikonsumsi masyarakat. Pengawasan dan perawatan tetap harus dilakukan secara rutin.Kata kunci: sanitasi DAMIU, hygiene karyawan, Coliform
Copyrights © 2015