Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > SAINTEKS > EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KODE ETIK DOSEN SEBAGAI ALAT KONTROL PEMBELAJARAN PADA PERGURUAN TINGGI PELAYARAN DI INDONESIA

 

Full Text PDF (149 kb)
SAINTEKS
Vol 12, No 1 (2015): Jurnal Sainteks Volume XII No 1 Maret 2015
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KODE ETIK DOSEN SEBAGAI ALAT KONTROL PEMBELAJARAN PADA PERGURUAN TINGGI PELAYARAN DI INDONESIA
Winarno, Mr. ( Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Jalan Singosari No.2A, Semarang, Jawa Tengah 50242, Indonesia Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
04 Mar 2015
 
Dalam sebuah perguruan tinggi jabatan Dosen adalah merupakan unsur utama yang sangat menentukan baik/buruknya perguruan tinggi tersebut. Kualitas pembelajaran sangat ditentukan oleh performa para Dosen dalam usaha membentuk keluaran/output suatu proses pembelajaran pada perguruan tinggi. Tidaklah berlebihan apabila dikatakan tolok ukur keberhasilan sebuah proses pembelajaran terletak pada kualitas para Dosen dalam menyampaikan proses transformasi dalam pembelajaran.      Untuk menunjang kelancaran suatu proses pembelajaran, perlu dilandasi etika yang baik dari para Dosen sebagai fasilitator/transformator proses pembelajaran. Perguruan tinggi pelayaran sebagai sebuah entitas pembelajaran dalam tataran tinggi juga perlu menerbitkan sebuah aturan yang mengatur tentang kode etik Dosen yang menngatur dan menjadi alat control bagi proses pembelajaran di lingkungan kampus pelayaran. Etika merupakan hal yang pokok dan fundamental yang akan membentuk sikap perilaku seorang Dosen menjadi sosok yang profesional, santun dalam bertutur kata, dan sopan dalam bersikap. Masih terdapat Dosen pada perguruan tinggi pelayaran di Indonesia yang kurang memperhatikan dan mematuhi etika pembelajaran, seperti tidak menepati waktu mengajar, pemakaian atribut yang tidak lengkap/tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, dan bersifat arogan terhadap Mahasiswa/Taruna/Peserta Didik sehingga dikhawatirkan akan berpengaruh buruk terhadap proses pembelajaran. Kata kunci: Etika, Pembelajaran, Perguruan Tinggi Pelayaran
Copyrights © 2015