Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa > Analisis Semiotik Syair-Syair Tembang Campursari karya Didi Kempot pada Volume 1, 2, 3

 

Full Text PDF (383 kb)
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
Vol 6, No 3 (2015): ADITYA
Analisis Semiotik Syair-Syair Tembang Campursari karya Didi Kempot pada Volume 1, 2, 3
Article Info   ABSTRACT
Published date:
04 May 2015
 
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pembacaan heuristik pada syair-syair tembang campursari karya Didi Kempot pada volume 1, 2, 3, dan (2) pembacaan hermeneutik pada syair tembang campursari karya Didi Kempot pada volume 1, 2, 3. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan bidang kajian sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah berasal dari keping VCD Syair-syair tembang campursari karya Didi Kempot pada volume 1, 2, 3. Data penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah satuan gramatikal dalam bentuk Syair-syair Tembang Campursari karya Didi Kempot pada volume 1, 2, 3.Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah human instrument dan dibantu oleh instrument-instrumen pembantu berupa laptop, ballpoint, dan kertas pencatat data. Data dianalisis dengan menggunakan analisis konten, dan data disajikan dengan metode informal. Berdasarkan analisis data penelitian pada Syair-syair Tembang campursari karya Didi Kempot pada volume 1, 2, 3 terdapat beberapa penyimpangan frasa dan sintaksis yang sulit dibaca oleh pembaca, sehingga analisis pembacaan heuristik dianggap sangat membantu pembaca dalam memaknai syair-syair tembang campursari yang terdapat di dalamnya. Pembacaan hermeneutik syair tembang campursari karya Didi Kempot pada volume 1, 2, 3 membahas tentang percintaan, dalam analisisnya terdapat beberapa penyimpangan arti (distorting of meaning). Konvensi ketaklangsungan ekspresi pada Syair-syair Tembang campursari karya Didi Kempot pada volume 1, 2, 3 lebih banyak disebabkan oleh penggunaan distorting of meaning (penyimpangan arti) karena ambiguitas, dan beberapa oleh displacing of meaning (penggantian arti) karena penggunaan simile dan personifikasi.   Kata kunci: Semiotik, tembang campursari
Copyrights © 2015