Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian > UJI PENGGUNAAN PGPF (PLANT GROWTH PROMOTING FUNGI) PADA BUDIDAYA LIDAH BUAYA DI LAHAN GAMBUT

 

Full Text PDF (39 kb)
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian
Vol 1, No 1: Desember 2012
UJI PENGGUNAAN PGPF (PLANT GROWTH PROMOTING FUNGI) PADA BUDIDAYA LIDAH BUAYA DI LAHAN GAMBUT
Article Info   ABSTRACT
Published date:
31 Dec 2012
 
Tanah gambut sebagai medium tumbuh tanaman lidah buaya dibatasi sifat gambut yang masam, kejenuhan basa rendah, kadar P, K dan Ca rendah, sehingga perlu upaya untuk membuat gambut siap digunakan untuk budidaya lidah buaya. Kendala lain yang dihadapi pada budidaya lidah buaya di tanah gambut adalah bahan organik yang belum terdekomposisi sempurna dan belum mengalami mineralisasi lanjut. Pemberian pupuk organik PGPF (Plant Growth Promoting Fungi) diharapkan menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh PGPF (Plant Growth Promoting Fungi) terhadap tanaman lidah buaya di tanah gambut dengan pemberian dua jenis fungi yaitu Aspergillus sp. dan Penicillium sp. dan empat bahan pembawa yaitu, gambut, ampas sagu, dedak, serbuk gergaji. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari 9 perlakuan dengan 3 kali ulangan dan setiap ulangan terdari dari 3 sampel. Adapun perlakuan yang dimaksud adalah Tanpa mengunakan formulasi PGPF, PGPF  Aspergillus sp. dengan bahan pembawa gambut, PGPF Aspergillus sp. dengan bahan pembawa ampas sagu, PGPF Aspergillus sp. dengan bahan pemebawa dedak, PGPF Aspergillus sp. dengan bahan pembawa serbuk gergaji, PGPF Penicillium sp. dengan bahan pembawa gambut, PGPF Penicillium sp. dengan bahan pembawa ampas sagu, PGPF Penicillium sp. dengan bahan pembawa dedak, PGPF Penicillium sp. dengan bahan pembawa  serbuk gergaji. Variabel yang diamati adalah berat pelepah, panjang pelepah, ketebalan pelepah daun, lebar pelepah, volume akar.Pemberian PGPF Aspergillus sp. dan Penicillium sp. dengan berbagai bahan pembawa yang digunakan menghasilkan pertumbuhan tanaman lidah buaya yang lebih baik dibandingkan tanpa mengunakan formulasi PGPF. PGPF Aspergillus sp. dengan bahan pembawa dedak memberikan respon pertumbuhan yang paling baik.Kata kunci: Lidah buaya, gambut, PGPF (Plant Growth Promoting Fungi)
Copyrights © 2012