Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Kebidanan > LAMA KERJA DAN PENDIDIKAN SEBAGAI FAKTOR YANG BERPERAN DALAM PRAKTIK PIJAT BAYI DUKUN BAYI (Studi Kasus di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan)

 

Full Text PDF (150 kb)
Jurnal Kebidanan
Vol 1, No 1 (2012): JURNAL KEBIDANAN
LAMA KERJA DAN PENDIDIKAN SEBAGAI FAKTOR YANG BERPERAN DALAM PRAKTIK PIJAT BAYI DUKUN BAYI (Studi Kasus di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
12 Feb 2013
 
Latar belakang: Pijat bayi merupakan sentuhan setelah kelahiran yang dapat memberikan jaminan adanya kontak tubuh berkelanjutan sehingga dapat mempertahankan perasaan nyaman dan aman. Dari survey pendahuluan di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan dari 3 responden dukun bayi, mereka mempunyai pengalaman kerjaselama 8, 10, dan 15 tahun. Dari 3 responden tersebut 2 berpendidikan SD sedangkan 1 berpendidikan tidak lulus SD, dari 3 responden tersebut dalam melakukan praktik kurang baik. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan lama kerja dukun bayi dan tingkat pendidikan dengan praktik pijat bayi di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan. Metode :Jenis Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek dari penelitian ini adalah semua dukun bayi tingkat Kecamatan di Karangrayung sebanyak 30 orang. Sampel adalah total populasi. Hasil :Berdasarkan hasil penelitian lama kerja dukun bayi terendah 2 tahun dan tertinggi 17 tahun, pendidikan terendah tidak sekolah dan tertinggi 6 tahun. Praktik yang dilakukan dukun bayi kategori baik 2 responden dan kurang 24 responden. Hubungan antara lama kerja dukun bayi dengan praktik pijat bayi kemudian dilakukan analisa dengan uji Korelasi Rank Spearman ,maka didapatkan nilai r hitung sebesar 0,918 > r tabel (30 responden) sebesar 0,361 dengan p value sebesar 0,001 < 0,05. Dan pendidikan dukun bayi dengan praktik pijat bayi Uji korelasi Rank Spearman, maka didapatkan nilai r hitung sebesar 0,108 < r tabel (30 responden) sebesar 0,361 dengan p value sebesar 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara lama kerja dan praktik pjat bayi.Tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dan praktik pijat bayi di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan. Saran :Lama kerja praktik pijat bayi lebih ditingkatkan melalui penyuluhan di puskesmas atau pelatihan khusus dari bidan.Kata kunci : Dukun Bayi dan Praktik Pijat Bayi
Copyrights © 2013