Logo IPI  
Journal > BIOEDUKASI > PENGARUH PEMBERIAN BOKASI KOTORAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata) SEBAGAI PENUNJANG MATA KULIAH BAKTERIOLOGI

 

Full Text PDF (175 kb)
BIOEDUKASI
Vol 2, No 2 (2014)
PENGARUH PEMBERIAN BOKASI KOTORAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata) SEBAGAI PENUNJANG MATA KULIAH BAKTERIOLOGI
Lumowa, Sonja Verra Tinneka ( Dosen Biologi FKIP Universitas Mulawarman Samarinda)
., Ernawati
Article Info   ABSTRACT
Published date:
20 Aug 2015
 
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari pemberian bokasi kotoran sapi terhadap pertumbuhan jagung manis (Zea mays saccharata), dan berat bokasi yang paling bagus untuk pertumbuhan jagung manis (Zea mays Saccharata). Penelitian dimulai bulan Februari sampai dengan bulan Juni 2013, di Desa Kendarom, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Tana Paser.Penelitian ini  adalah  jenis  eksperimen dengan  menggunakan empat  perlakuan dan  satu  kontrol.  Rancangan penelitian dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 5 pengulangan. Adapun masing- masing perlakuan yaitu P0 (300 gram/polybag), P1 (500 gram/polybag), P2 (400 gram/polybag), P3 (300 gram/polybag) dan P4 (200 gram/polybag). Hasil pengamatan diambil setelah umur 10 hari, 20 hari dan 30 hari setelah tanam.Hasil yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam yang kemudian dilanjutkan dengan uji BNT 5% dan 1%. Hasilpenelitian menunjukan pada pengamatan hari ke 10 untuk tinggi batang Fhit (9,4) > Ftab (3,01 dan 4,77). Jumlah helai daun Fhit (4,48) > Ftab (3,01 dan 4,77). Diameter batang Fhit (16,675) > Ftab (3,01 dan 4,77). Pengamatan pada hari ke 20 untuk tinggi batang Fhit (32,72) > Ftab (3,01 dan 4,77). Jumlah helai daun Fhit (18,195) > Ftab (3,01 dan 4,77). Diameter batang Fhit (25,304) > Ftab (3,01 dan 4,77). Pengamatan pada hari ke 30 untuk tinggi batang Fhit (65,853) > Ftab (3,01 dan 4,77). Jumlah helai daun Fhit  (16,121) > Ftab  (3,01 dan 4,77). Diameter batang Fhit  (17,464) > Ftab  (3,01 dan 4,77). Berdasarkan data tersebut terbukti bahwa berbagai perlakuan atau banyaknya pupuk memberikan pengaruh yang nyata pada pertumbuhan jagung manis. Perlakuan P2  dan P3  memberikan pengaruh   yang nyata, dan perlakuan yang terbaik untuk pertumbuhan jagung manis adalah perlakuan P3 (300 gram/polybag). Kata kunci :  bokasi kotoran sapi, hasil pertumbuhan, jagung manis
Copyrights © 2015