Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Semantik > Alat Pengendali Hama Wereng Coklat dengan Baling-baling Mekanik dan Corong Penyedot

 

Full Text PDF (2,946 kb)
Semantik
Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Alat Pengendali Hama Wereng Coklat dengan Baling-baling Mekanik dan Corong Penyedot
Article Info   ABSTRACT
Published date:
22 May 2015
 
Wereng coklat (Nilaparvata lugens Stal) telah menjadi hama global (the very important global pest) yang sulit dideteksi, tetapikeberadaannya selalu mengancam kestabilan produksi padi nasional. Tahun 2010, selain Indonesia, hama ini juga menyerangtanaman padi di China, Vietnam, Thailand, India, Pakistan, Malaysia, Filipina, Jepang dan Korea. Hama ini sangat sulitdikendalikan karena mudah beradaptasi. Berbagai metode baik secara fisik dan mekanik telah dilakukan untuk mengendalikanhama ini, namun cara pengendalian tersebut dianggap kurang efektif. Kemudian dikembangkan pengendalian secara kimiawimenggunakan pestisida, hasilnya relatif cepat den efektif, akan tetapi dampak yang ditimbulkan sangat banyak. Oleh karenaitu diperlukan suatu teknologi ramah lingkungan pengendali hama yang didasarkan pada konsep Pengendalian Hama Terpadu(PHT) dengan mempertimbangkan ekosistem, stabilitas dan kesinambungan produksi. Target khusus penelitian ini adalahmengembangkan prototipe alat pengendali hama wereng coklat tanpa pestisida yang ramah lingkungan dengan baling-balingmekanik dan corong penyedot yang mampu menekan populasi hama tersebut. Alat ini dilengkapi mekanik vacuum berisidinamo 12 volt dan baling-baling kipas aluminium yang dihubungkan dengan pipa paralon. Pada bagian ujungnya dibericorong penyedot berlampu dan motion sensor. Dinamo akan memutar mekanik baling-baling kipas dan menyedot udara dariluar masuk ke dalam kotak penampung hama. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen murni, yang dilakukan denganmembuat sebuah prototipe yang diujicoba, pre dan post test. Pengujian alat dilakukan di 2 lokasi yang memiliki karakteristikberbeda. Alat dipasang di 4 titik berbeda selama 30 hari. Berdasarkan hasil tangkapan maka akan dianalisis kapan puncaktangkapan populasi dan waktu datangnya hama imigran. Hasil analisis akan digunakan untuk evaluasi dan perbaikan prototipesehingga dihasilkan alat pengendali hama wereng coklat ramah lingkungan yang mampu menekan populasi tanpamenggunakan pestisida.Kata kunci: wereng coklat, pengendali hama, baling-baling mekanik, corong penyedot
Copyrights © 2015