Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Sumber Daya Alam dan Lingkungan > PENGUKURAN TINGKAT EKO-EFISIENSI MENGGUNAKAN LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) PADA PROSES PRODUKSI BIJI KAKAO DI PUSAT PENELITIAN KOPI DAN KAKAO INDONESIA

 

Full Text PDF (162 kb)
Jurnal Sumber Daya Alam dan Lingkungan
Vol 2, No 2 (2015)
PENGUKURAN TINGKAT EKO-EFISIENSI MENGGUNAKAN LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) PADA PROSES PRODUKSI BIJI KAKAO DI PUSAT PENELITIAN KOPI DAN KAKAO INDONESIA
Nisa, Fachrun ( Brawijaya University)
Sutanhaji, Alexander Tunggul ( Brawijaya University)
Suharto, Bambang ( Brawijaya University)
Widyotomo, Sukrisno ( Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute (ICCRI))
Article Info   ABSTRACT
Published date:
10 Jun 2015
 
Saat ini industri dituntut untuk memperbaiki sistem produksinya dengan menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan, yakni keuntungan ekonomi, keseimbangan ekologi, dan tanggung jawab bisnis terhadap lingkungan sosial. Industri dari komoditas Kakao (Theobroma cacao L.) menghasilkan produk sampingan berupa limbah kakao seperti kulit, daun dan daging buah. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengolah hasil sampingan dari produksi kakao ini menjadi sesuatu yang lebih bernilai seperti pupuk kompos sehingga didapatkan tingkat eko-efisiensi yang lebih tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan eco-costs dan tingkat eko-efisiensi produk biji kakao kering serta memberikan rekomendasi dalam upaya meningkatkan nilai eko-efisiensi. Data kebutuhan bahan baku, energi, harga jual produk dan biaya produksi digunakan untuk menentukan tingkat eko-efisiensi melalui tahapan diantaranya adalah analisis Life Cycle Assessment (LCA)dengan menggunakan metodeEco-Costs 2012 dalam software SimaPro v 8.0.4 sehingga didapatkan nilai eco-costs yang digunakan untuk perhitungan Eco-efficiency Index (EEI), dilanjutkan dengan perhitungan Eco cost Value Ratio (EVR) menggunakan nilai Net value Product untuk menghitung nilai Eco-efficiency Ratio (EER). Nilai eco-costs dari proses produksi biji kakao setelah dilakukan pengomposan sebesar Rp. 610,133.00 dan sebelum dilakukan proses pengomposan sebesar Rp. 459,841.00. Eko-efisiensi dari produk biji kakao meningkat dari sebelum dilakukan pengomposan sebesar 75.9% menjadi 76.2%. Peningkatan eko-efisiensi diperoleh dari keuntungan penjualan pupuk kompos.   Kata Kunci: Eco-costs, eko-efisiensi, kakao, Life Cycle Assessment (LCA), pupuk kompos.   
Copyrights © 2015