Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Instrumentasi > EFEK WAKTU MILLING TERHADAP SIFAT MAGNET KOMPOSIT Ni-C

 

Instrumentasi
Vol 37, No 1 (2013):
EFEK WAKTU MILLING TERHADAP SIFAT MAGNET KOMPOSIT Ni-C
-, Yunasfi ( Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir (PTBIN) – BATAN Kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang -15314)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
01 Dec 2014
 
EFEK WAKTU MILLING TERHADAP SIFAT MAGNET KOMPOSIT Ni-C. Telah dilakukan penelitian tentang efek waktu milling terhadap sifat magnet komposit Ni-C. Bahan komposit Ni-C dibuat dari campuran serbuk nikel dan serbuk karbon dengan rasio persen berat nikel dan karbon (C) adalah 2 : 98, dengan waktu milling divariasikan selama 25, 50 dan 75 jam memakai teknik High Energy Milling (HEM). Hasil identifikasi dengan difraktometer sinar –X (XRD) menunjukkan bahwa intensitas puncak difraksi semakin berkurang dan ukuran pertikel semakin kecil seiring dengan penambahan waktu milling. Sedangkan waktu milling yang optimal untuk sistem komposit Ni-C adalah 50 jam. Hal ini ditunjukkan dengan luas permukaan paling besar (yaitu berkisar 483 m2/g) dan sifat magnetic Ni-C paling tinggi dibanding dengan waktu milling lainnya. Hasil pengukuran nilai parameter magnetik untuk waktu milling 50 jam menunjukkan bahwa nilai Ms (Saturated Magnetization), Mr (Remanence Magnetization) dan Hc (Coercive Field) adalah paling tinggi yaitu masing-masing memiliki nilai 2,29 emu/g, 0,43 emu/g dan 0,017 Tesla. Nilai nisbah magnetoresistance (MR) juga paling tinggi, yaitu 14,22% pada medan magnet 7,5 kOe.

Kata kunci : Komposit Ni-C, Teknik Milling, Parameter Magnetik, Nisbah Magnetoresistance.
Copyrights © 2014