Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Wilayah dan Lingkungan > aktor yang Mempengaruhi Pengembangan Klaster Batik Laweyan-Surakarta Menuju Ekonomi Lokal Berkelanjutan

 

Full Text PDF (526 kb)
Jurnal Wilayah dan Lingkungan
Vol 1, No 1 (2013): April 2013
aktor yang Mempengaruhi Pengembangan Klaster Batik Laweyan-Surakarta Menuju Ekonomi Lokal Berkelanjutan
Article Info   ABSTRACT
Published date:
17 Apr 2013
 
Kondisi ekonomi Kampung Batik Laweyan Surakarta sebagai klaster ekonomi masih belum cukup baik dibanding masa kejayaannya tahun 1970an meskipun sudah ada peningkatan sejak 2004. Kini kawasan itu tengah mendapat banyak perhatian masyarakat dan pemerintah. Bahkan banyak pakar telah mengulas keberadaannya yang merupakan gambaran bahwa kawasan ini begitu penting dan layak untuk dikembangkan. Untuk dapat mengembangkan klaster hingga tercapai proses ekonomi yang berkelanjutan, maka perlu diketahui faktor utama yang mempengaruhinya. Faktor itu dapat berupa kondisi dan kegiatan yang merupakan kendala dan potensinya. Ada faktor yang diketahui secara umum, namun ada pula faktor yang khusus ada di Kampung Batik Laweyan, dan untuk mengetahuinya maka dilakukan penelitian ini. Dalam menentukan variabel yang akan diteliti maka dilakukan dengan mengambil faktor dari teori yang dinyatakan oleh beberapa pakar (pendekatan positivistik), dipadukan dengan variabel dalam hasil penelitian sebelumnya (pendekatan rasionalistik). Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dengan mencari sebanyak mungkin pendapat pengusaha dan menyimpulkannya secara umum sebagai gambaran mengenai faktor yang menjadi persepsi seluruh pengusaha yang ada di kawasan tersebut. Dari 25 variabel yang dipertanyakan terhadap pelaku usaha, dengan analisis faktor dihasilkan bahwa terdapat 7 (tujuh) faktor yang paling berpengaruh terhadap pengembangan klaster Batik Laweyan menuju ekonomi lokal berkelanjutan yaitu faktor kinerja pengusaha (13,79%), dukungan pemerintah daerah (13,27%), pemanfaatan sumber daya (11,97%), manajemen perusahaan (11,59%), karakteristik sosial (9,62%), kekuatan bisnis lokal (9,14%) dan pembelian non lokal (5,30%). Faktor kinerja pelaku usaha memiliki variabel utama berupa tindakan bersama untuk kepercayaan serta kaderisasi. Ini menunjukkan bahwa yang paling penting untuk mendapat perhatian adalah pengusahannya.
Copyrights © 2013