Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Sosio Konsepsia > PERANAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI TABALONG, KALIMANTAN SELATAN

 

Sosio Konsepsia
Vol 18, No 1 (2013): Sosiokonsepsia
PERANAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI TABALONG, KALIMANTAN SELATAN
Primawati, Anggraeni ( Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik YPKMI, Padang Sumatera Barat)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
18 Feb 2015
 
Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan suatu elemen penting kerangka sustainability, mencakup aspek ekonomi, lingkungan dan sosialbudaya. Corporate Social Responsibility (CSR)merupakan proses pengelolaan biaya dan keuntungan kegiatan bisnis stakeholders baik secara internal (pekerja, stakeholders dan penanam modal) maupun eksternal (kelembagaan pengaturan umum, anggotaanggota masyarakat, kelompok masyarakat sipil dan perusahaan lain), tidak hanya terbatas pada konsep pemberi donor saja, tetapi konsepnya sangat luas dan tidak bersifat statis dan pasif, merupakan hak dan kewajiban yang dimiliki bersama antar stakeholders. Alasan penting mengapa harus melakukan Corporate Social Responsibility, untuk mendapatkan keuntungan sosial, mencegah konflik dan persaingan yang terjadi, kesinambungan usaha/bisnis, pengelolaan sumber daya alam serta pemberdayaan masyarakat sebagai license to operate. Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tidak hanya mendapatkan keuntungan ekonomi, tetapi secara sosial dan lingkungan alam bagi keberlanjutan perusahaan serta mencegah terjadinya konflik. Pemberdayaan masyarakat sekitar pertambangan batubara di desa Manduin Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan merupakan kegiatan CSR PT Adaro, PT Adaro sebagai penyandang dana memberikan stimulus dananya untuk 3 kelompok masyarakat yaitu kelompok pemuda dan petani usaha pembibitan karet sebagai bibit karet unggulan, kelompok usaha ekonomi produktif (KUEP) pembuatan gorong-gorong dan batako, dan kelompok ibu-ibu usaha menanam tanaman sayuran kebutuhan sehari-hari dengan media polybag (sebagai usaha ekonomi tambahan).
Copyrights © 2015