Logo IPI  
Journal > Jurnal Medika Veterinaria > FREKUENSI DENYUT JANTUNG DAN PERNAFASAN TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DIABETES MELITUS YANG DIANESTESI DENGAN PROPOFOL

 

Full Text PDF (263 kb)
Jurnal Medika Veterinaria
Vol 7, No 2 (2013): J. Med. Vet.
FREKUENSI DENYUT JANTUNG DAN PERNAFASAN TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DIABETES MELITUS YANG DIANESTESI DENGAN PROPOFOL
Article Info   ABSTRACT
Published date:
25 Nov 2015
 
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh propofol terhadap frekuensi denyut jantung dan pernafasan tikus putih penderita diabetes melitus (DM) yang diinduksi dengan aloksan. Penelitian ini menggunakan 8 ekor tikus betina umur 3-4 bulan dengan berat badan ±150-200 g yang secara klinis dinyatakan sehat. Secara acak seluruh tikus putih dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan, masing-masing kelompok terdiri atas 4 ekor tikus putih. Kelompok I(KI) sebagai kontrol dan  kelompok II (KII) sebagai tikus DM yang diinduksi dengan aloksan 150 mg/kg bobot badan. Sepuluh hari kemudian dilakukan pemeriksaan gula darah puasa pada semua tikus, selanjutnya dianestesi dengan propofol dan dihitung frekuensi denyut jantung dan pernafasannya. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varian pola split-plot dengan program SPSS 18. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa frekuensi denyut jantung pada KI dan KII menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,05) yaitu KI (383,13±44,72) dan KII (434,25±57,47), sedangkan pada waktu pengamatan antara kedua kelompok tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0,05). Frekuensi pernapasan pada KI dan KII tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0,05) yaitu dengan rata-rata KI (113,25+25,49) dan KII (119,00+28,83), namun perbedaan yang nyata terlihat pada periode waktu pengamatannya (P<0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa propofol dapat diberikan pada pasien penderita DM
Copyrights © 2015