Logo IPI  
Journal > Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology > Formulasi dan Evaluasi Tablet Alprazolam 1 mg

 

Full Text PDF (217 kb)
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology
Vol 1, No 1 (2014)
Formulasi dan Evaluasi Tablet Alprazolam 1 mg
Article Info   ABSTRACT
Published date:
01 Jun 2014
 
Alprazolam merupakan obat golongan benzodiazepine yang digunakan untuk menangani gangguan anxietas jangka pendek, pengobatan gangguan kepanikan, dengan atau tanpa agographobia. Beberapa faktor dapat berpengaruh dalam kecepatan melarut obat dari sediaan tablet, yang berdampak pada ketersediaan hayatinya, antara lain ukuran kristal zat aktif, mekanisme dan kecepatan hancurnya tablet, metode granulasi, jenis dan jumlah penggranul, jenis, jumlah dan metode inkorporasi zat penghancur dan pelincir, proses dan formulasinya. Tujuan dari penelitian adalah menyiapkan dan mengevaluasi tablet alprazolam 1 mg, dengan metode granulasi basah, bahan pembantu yang digunakan  adalah amilum maydis dan laktosa sebagai pengisi,  Natrium lauril sulfat sebagai pengikat kelarutan, sodium starch glycolat sebagai penghancur, eritrosin CI 45430 sebagai pewarna, polivinil pirolidon K 30 sebagai pengikat dengan variasi konsentrasi, etanol 95% sebagai pembasah, talkum, silikon dioksida koloidal, dan magnesium stearat sebagai pelincir dan antilengket, pemeriksaan yang dilakukan terhadap massa granul: kadar air, waktu alir, sudut istirahat, kompresibilitas, distribusi ukuran partikel, dan dilakukan pemeriksaan sediaan tablet dan terhadap formula yang dipilih dilakukan uji disolusi terbanding dan uji bioekivalensi dibandingkan  terhadap tablet innovator alprazolam 1 mg, dengan hasil memenuhi persyaratan. Kata kunci:  Alprazolam, uji bioekivalensi, uji disolusi terbanding Alprazolam merupakan obat golongan benzodiazepine yang digunakan untuk menangani gangguan anxietas jangka pendek, pengobatan gangguan kepanikan, dengan atau tanpa agographobia. Beberapa faktor dapat berpengaruh dalam kecepatan melarut obat dari sediaan tablet, yang berdampak pada ketersediaan hayatinya, antara lain ukuran kristal zat aktif, mekanisme dan kecepatan hancurnya tablet, metode granulasi, jenis dan jumlah penggranul, jenis, jumlah dan metode inkorporasi zat penghancur dan pelincir, proses dan formulasinya. Tujuan dari penelitian adalah menyiapkan dan mengevaluasi tablet alprazolam 1 mg, dengan metode granulasi basah, bahan pembantu yang digunakan  adalah amilum maydis dan laktosa sebagai pengisi,  Natrium lauril sulfat sebagai pengikat kelarutan, sodium starch glycolat sebagai penghancur, eritrosin CI 45430 sebagai pewarna, polivinil pirolidon K 30 sebagai pengikat dengan variasi konsentrasi, etanol 95% sebagai pembasah, talkum, silikon dioksida koloidal, dan magnesium stearat sebagai pelincir dan antilengket, pemeriksaan yang dilakukan terhadap massa granul: kadar air, waktu alir, sudut istirahat, kompresibilitas, distribusi ukuran partikel, dan dilakukan pemeriksaan sediaan tablet dan terhadap formula yang dipilih dilakukan uji disolusi terbanding dan uji bioekivalensi dibandingkan  terhadap tablet innovator alprazolam 1 mg, dengan hasil memenuhi persyaratan. Kata kunci:  Alprazolam, uji bioekivalensi, uji disolusi terbanding
Copyrights © 2014