Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Buletin Penelitian Kesehatan > Pengaruh Promosi Kesehatan di Tempat Kerja Secara Multilevel terhadap Perilaku Pekerja dengan Sindroma Metabolik

 

Full Text PDF (307 kb)
Buletin Penelitian Kesehatan
Vol 43, No 3 Sep (2015)
Pengaruh Promosi Kesehatan di Tempat Kerja Secara Multilevel terhadap Perilaku Pekerja dengan Sindroma Metabolik
Zahtamal, Zahtamal ( Fakultas Kedokteran Universitas Riau. Jl. Diponegoro No.1 Pekanbaru, Indonesia)
Rochmah, Wasilah ( Bagian Ilmu Penyakit Dalam, Dr. Sardjito Hospital, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Indonesia)
Prabandari, Yayi Suryo ( Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Indonesia)
Setyawati, Lientje K ( Program Doktor Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Jl. Farmako, Sekip Utara Yogyakarta, 55281, Indonesia)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
20 Nov 2015
 
AbstractMetabolic syndrome (MS) is a health problem that nowadays often occurs in workers. One effort that can be carried out in order to prevent and manage metabolic syndrome is Workplace Health Promotion (WHP). The study aimed to reveal the effects of WHP with multilevel interventions on the behavior of workers in managing MS. This study was a quasi experiment with the subject of multilevel in the company. It is measured by self-reported behavior questionnaire, and MS defined by physical measurement tools: a flexible measuring tape (abdominal circumference) and sphygmomanometer, and blood test tools; fasting blood glucose levels, triglycerides and HDL-cholesterol. The study of analysis also comprises of both qualitative and quantitative analysis, using the test of mean difference between pre and post treatment. The result shows the multilevel intervention of WHP is deemed better than conventional WHP to increase awareness, knowledge, attitudes, and self-efficacy of participants in conducting physical exercise and regulating food intake. The result also shows the multilevel interventions of WHP have enhanced the roleof tertiary (head of the company) and secondary (health workers and family) targets to assist workers in managing metabolic syndrome. Overall, the multilevel intervention of WHP is better to improve the behavior of the bearer of MS over than the conventional WHP.Keywords : metabolic syndrome, multilevel intervention, workplace health promotionAbstrakSindroma metabolik (SM) merupakan masalah kesehatan yang kejadiannya pada pekerja saat ini cenderung meningkat. Salah satu upaya untuk mencegah dan mengelola sindroma metabolik adalahworkplace health promotion (WHP). Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan pengaruh WHP dengan intervensi secara multilevel terhadap perilaku pekerja dalam mengelola SM. Penelitian ini merupakankuasi eksperimen dengan subjek secara multilevel di perusahaan. Perilaku diukur dengan self reported questionnaire, dan sindroma metabolik ditentukan dengan alat ukur fisik: pita pengukur yang fleksibel(lingkar perut) dan tensimeter serta alat pemeriksaan darah; kadar gula darah puasa, trigliserida dan HDL-Cholesterol. Analisis terdiri dari analisis kualitatif dan kuantitatif, menggunakan uji perbedaan rerata sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi WHP multilevel lebih efektif daripada WHP konvensional dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, sikap, dan efikasi diri pekerja untuk melakukan latihan fisik dan mengatur asupan makanan. Hasil penelitianjuga menunjukkan intervensi WHP multilevel meningkatkan peran sasaran tertier (pimpinan perusahaan) dan sekunder (tenaga kesehatan dan keluarga) untuk membantu pekerja melakukanpengelolaan sindroma metabolik. Secara keseluruhan disimpulkan intervensi WHP multilevel lebih baik dalam meningkatkan perilaku pekerja dengan sindroma metabolik dibandingkan dengan WHP konvensional.Kata kunci : sindroma metabolik, intervensi multilevel, promosi kesehatan di tempat kerja
Copyrights © 2015