Logo IPI  
Journal > Vektora > PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGENDALIAN VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH

 

Full Text PDF (397 kb)
Vektora
Vol 7, No 1 JUN (2015)
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGENDALIAN VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH
Trapsilowati, Wiwik ( Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit Salatiga)
Mardihusodo, Sugeng Juwono ( Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit Salatiga)
Prabandari, Yayi Suryo ( Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit Salatiga)
Mardikanto, Totok ( Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit Salatiga)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
16 Sep 2015
 
Community empowerment in dengue vector control was an attempt to encourage community to participate in the prevention and control of dengue. The one of global strategy was selective and integrated vector control which involved community participation. The obejctive of this study was to measure community participation in dengue vector control, and indicators of entomology. The study was conducted in Sendang Mulyo, Tembalang district, Semarang city. The design study was participatory action research. This study developed methods of empowerment through participatory rural appraisal, participatory learning and action and communication for behavioural impact, modification was called empowerment in dengue vector control (EDVC). Data collected by quesionare with Likert scale and larvae survey. Participation dengue cadres showed that capacity, involving, volunteering and scope of activities was the excellent category (score : > 80%). Larvae indicators showed the free larvae number increased from 66,84% to 90,75%, house index from 33,16 to 9,25, container index 16Partisipasi Masyarakat dalam Pengendalian ...  (Wiwik Trapsilowati, et. al)from 11,69 to 1,44 and breteau index  from 41,09 to 11,08. The analysis larvae indicators showed significantly different at second observation with fourth observation (p < 0.05). As well as the facilitator needs to be done periodic refreshing and larvae survey = Pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian vektor DBD merupakan upaya untuk mendorong masyarakat berpartisipasi aktif dalam pencegahan dan penanggulangan DBD. Salah satu strategi global pemberantasan DBD adalah pengendalian nyamuk secara selektif dan terpadu dengan partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian mengukur partisipasi masyarakat dalam pengendalian vektor DBD. Penelitian dilakukan di Kelurahan Sendang Mulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Rancangan penelitian adalah participatory action research serta pengembangan metode pemberdayaan modifikasi metode participatory rural appraisal, participatory learning and action dan communication for behavioural impact yang disebut pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian vektor DBD. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dengan skala Likert dan survei jentik. Partisipasi kader DBD dalam peningkatan kapasitas, keterlibatan, kesukarelaan dan lingkup kegiatan dalam kategori sangat baik (skor > 80%). Hasil survei jentik adalah angka bebas jentik cenderung meningkat dari 66,84% menjadi 90,75%, house index menurun dari  33,16 menjadi 9,25, container index menurun dari 11,69 menjadi 1,44 dan breteau index menurun dari 41,09 menjadi 11,08. Hasil analisis indikator survei jentik menunjukkan bahwa ada perbedaan secara signifikan pada pemeriksaan ke-dua dengan pemeriksaan ke-empat (p < 0,05). Perlu dilakukan refreshing fasilitator serta pemantauan jentik secara berkala sebagai evaluasi partisipasi masyarakat dalam pengendalian vektor DBD.
Copyrights © 2015