Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JustIN) > Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Kejiwaan Skizofrenia Menggunakan Metode Tsukamoto

 

Full Text PDF (703 kb)
Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JustIN)
Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Justin (Justin)
Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Kejiwaan Skizofrenia Menggunakan Metode Tsukamoto
Article Info   ABSTRACT
Published date:
18 Jan 2016
 
Abstrak—Penyakit kejiwaan adalah suatu perubahan pada fungsi jiwa yang menyebabkan adanya gangguan dalam cara berpikir, kemauan, emosi, tindakan dan hubungan sosial, serta salah satu jenis gangguan kejiwaan yang cukup dikenal yaitu skizofrenia. Skizofrenia merupakan salah satu gangguan kejiwaan yang berat dimana penderita mengalami kesulitan dalam proses berpikir sehingga menimbulkan halusinasi, gangguan berpikir, gangguan bicara atau gangguan perilaku yang terlihat tidak biasa. Dalam pemeriksaan skizofrenia, ada dua tahap yaitu pemeriksaan gejala dan pemeriksaan status mental. Pemeriksaan gejala digunakan untuk menentukan apakah pasien menderita skizofrenia atau tidak, sedangkan pemeriksaan status mental digunakan untuk menentukan tipe skizofrenia yang diderita. Masih banyak kasus yang diperkirakan tidak terdeteksi akibat kurangnya informasi yang keliru atau kurangnya dukungan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem pakar yang dapat menggantikan peran seorang dokter dan memberikan pengetahuan-pengetahuan umum mengenai skizofrenia. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sistem pakar untuk mendiagnosis tipe penyakit kejiwaan skizofrenia menggunakan Metode Tsukamoto dan rekomendasi berupa solusi. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam sistem pakar adalah Metode Tsukamoto. Pada Metode Tsukamoto, output hasil inferensi dari tiap-tiap aturan diberikan secara tegas (crisp) berdasarkan α-predikat (fire strength) yang hasil akhirnya diperoleh dengan menggunakan rata-rata terbobot. Hasil dari sistem adalah pengguna dapat melakukan konsultasi melalui sistem setelah mendaftarkan data diri, kemudian dilanjutkan dengan memasukkan gejala-gejala dan status mental yang dialami. Sistem diuji dengan blackbox dan pengujian validitas sistem. Melalui blackbox dapat disimpulkan bahwa sistem dapat menangani data sesuai yang diharapkan melalui data-data yang dimasukkan. Sedangkan pengujian validitas sistem menghasilkan nilai akurasi 93,33% yang mana dapat disimpulkan bahwa sistem yang dibuat dinilai berhasil.Kata Kunci—penyakit kejiwaan, skiofrenia, sistem pakar, Metode Tsukamoto, status mental.
Copyrights © 2016