Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > SEMIRATA 2015 > PENDEWASAAN KALUS EMBRIOGENIK SOMATIK TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) DENGAN KOMBINASI BAP DAN KINETIN

 

Full Text PDF (182 kb)
SEMIRATA 2015
Prosiding Bidang Biologi
PENDEWASAAN KALUS EMBRIOGENIK SOMATIK TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) DENGAN KOMBINASI BAP DAN KINETIN
Utut Widyastuti, Fitri Damayanti, Ika Mariska, ( Biologi, FMIPA, universitas Tanjungpura)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
27 Jan 2016
 
Peningkatan kebutuhan gula di Indonesia tidak sebanding dengan peningkatan produksi tebu sebagai tanaman utama penghasil gula. Solusi yang ditawarkan untuk peningkatan produksi tebu adalah pemuliaan tanaman berbasis in vitro yaitu pengembangan protokol untuk proses embriogenesis somatik dimana salah satu tingkat keberhasilannya ditentukan oleh komposisi media. Proses yang mempengaruhi embriogenesis somatik pada tanaman tebu bersifat spesifik untuk setiap genotipe sehingga penentuan kombinasi media induksi embriogenesis terbaik pada klon tebu sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan media pendewasaan kalus embriogenik yang terbaik. Bahan yang digunakan adalah kalus embriogenik tebu klon PS 864 dari perlakuan 2.4-D 3 mg/l ditambah dengan CH 3 g/l. Media pendewasaan kalus embriogenik yang digunakan adalah media dasar MS yang dikombinasi dengan Kinetin (0, 1, 3, dan 5 mg/l) dan BAP (0 dan 5 mg/l) yang diperkaya dengan CH 500 mg/l. Rerata jumlah globular tertinggi dihasilkan dari media MS ditambah BAP 5 mg/l yang dikombinasi dengan Kinetin 1 dan 3 mg/l. Pengamatan mikroskopis memperlihatkan bahwa kalus yang dihasilkan dari media pendewasaan adalah campuran antara sel-sel embriogenik dan non embriogenik serta ditemui mekanisme penting selama proses embriogenesis somatik yaitu pembelahan sel secara asimetris dan elongasi. Pembelahan sel secara asimetris tertinggi dihasilkan dari perlakuan dengan penambahan Kinetin 3 mg/l.   Kata kunci: asimetris, tebu, embrio somatik, kalus
Copyrights © 2016