Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > SEMIRATA 2015 > PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL OLEH MASYARAKAT ETNIS SERAWAI BERBASIS NASKAH KUNO KA GA NGA DI DESA KAMPAI TALO KABUPATEN BENGKULU SELATAN

 

Full Text PDF (181 kb)
SEMIRATA 2015
Prosiding Bidang Biologi
PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL OLEH MASYARAKAT ETNIS SERAWAI BERBASIS NASKAH KUNO KA GA NGA DI DESA KAMPAI TALO KABUPATEN BENGKULU SELATAN
., Kasrina . ( Biologi, FMIPA, universitas Tanjungpura)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
27 Jan 2016
 
Suku Serawai secara geografis umumnya mendiami kawasan Kabupaten Bengkulu Selatan, Propinsi Bengkulu. Masyarakat Bengkulu telah melakukan pengobatan secara tradisional sejak dari dulu dan dicatat dalam naskah Ulu dengan menggunakan tulisan kuno Ka Ga Nga. Penelitian terdahulu telah dilakukan terhadap naskah tersebut dan diperoleh informasi 63 jenis tumbuhan obat  yang telah dimanfaatkan sebagai obat, tetapi informasi pemanfaatannya dalam pengobatan sangat terbatas dan susah dipahami.  Tujuan penelitian adalah untuk menentukan manfaat berbagai jenis tumbuhan obat yang tertulis di dalam naskah Ulu pada Suku Serawai di Desa Kampai Talo. Penelitian dilakukan dengan metode observasi, wawancara pada dukun, dan koleksi tumbuhan obat dari lapangan dengan mengacu pada kajian naskah kuno. Data-data ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil yang didapatkan ada 39 jenis tumbuhan yang dipakai dan pemanfaatannya ada yang sama dan tidak sama dengan naskah Ulu. Penurunan jumlah jenis tumbuhan obat yang dipakai dalam pengobatan disebabkan tumbuhan tersebut tidak ditemukan atau mungkin tidak tumbuh di kawasan Desa Kampai Talo dan kemungkinan adanya erosi pengetahuan pada generasi selanjutnya. Kata kunci: tumbuhan obat, etnis Serawai, naskah Tradisional, Bengkulu
Copyrights © 2016