Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Pendidikan Sains > Efektivitas Model Siklus Belajar 5E terhadap Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa

 

Full Text PDF (317 kb)
Jurnal Pendidikan Sains
Vol 3, No 1: Maret 2015
Efektivitas Model Siklus Belajar 5E terhadap Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
Article Info   ABSTRACT
Published date:
21 Dec 2015
 
Abstract: This study aims at investigating the effectiveness of 5E Learning Cycle towards science process skill and critical thinking skill compare to the EEC (Exploration, Elaboration, Confirmation) strategy, and examining the relation between science process skill and critical thinking skill. This study was a semi-experimental study with posttest-only control group design. The population of this study was an Eight Graders of Junior High School 1 Batukliang Utara and it used simple random sampling technique. The data obtained were used test and observation sheets. Further, the data were analysed using descriptive statistics and t-test testing inferential parametric and product moment correlation. The result of this study showed: (1) students’science process skill is higher in 5E Learning Cycle compare to EEC, (2) students’ critical thinking skill is higher in 5E Learning Cycle compare to EEC, (3) students’science process skill is positively and significantly correlated with students critical thinking skill in 5E Learning Cycle. Key Words: 5E learning cycle, science process skill, critical thinking skillAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model siklus belajar 5E terhadap keterampil-an proses sains dan kemampuan berpikir kritis dibanding strategi EEK, dan mengetahui hubungan antara keterampilan proses sains dengan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain posttest-only control group. Populasi penelitian adalah siswa ke-las VIII di SMPN 1 Batukliang Utara. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial parametrik uji t-test dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keterampilan proses sains siswa yang belajar menggunakan model siklus belajar 5E lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan strategi EEK, (2) kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar menggunakan model siklus belajar 5E lebih tinggi di-bandingkan dengan siswa yang belajar dengan strategi EEK, (3) ada hubungan yang signifikan dan positif antara keterampilan proses sains dengan kemampuan berpikir kritis pada siswa yang belajar menggunakan model siklus belajar 5E.Kata kunci: model siklus belajar 5E, keterampilan proses sains, kemampuan berpikir  kritis
Copyrights © 2015