Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Prosiding Semnastek > DAERAH KOLONG TIMAH DI BANGKA BELITUNG DENGAN DATA SATELIT SPOT_6

 

Prosiding Semnastek
PROSIDING SEMNASTEK 2015
DAERAH KOLONG TIMAH DI BANGKA BELITUNG DENGAN DATA SATELIT SPOT_6
Susanto, Susanto ( Universitas Muhammadiyah Jakarta)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
26 Nov 2015
 
Saat ini perkembangan penginderaan jauh sudah meningkat dengan ditandai perkembangan berbagai teknologi pemetaan. Penginderaan jauh diantaranya menggunakan data optik. Data optik memiliki kelebihan sesuai dengan kondisi sebenarnya akan tetapi tidak bebas efek awan. Salah satu aplikasi penginderaan jauh adalah untuk pemanfaatan bidang pertambangan dan geologi. Data optik bisa digunakan untuk pemanfaatan bidang pertambangan dan geologi. Selain itu juga memerlukan pembuatan model 3D berupa Digital Surface Model (DSM), Digital Elevation Model (DEM), Digital Terrain Model (DTM), dan Earth Gravitational Model (EGM) yang bisa dibuat dari jenis data tersebut. Model 3D serta data optik dan SAR terlebih dahulu harus dilakukan koreksi geometrik, koreksi radiometrik, juga dilakukan koreksi model 3D dan koreksi undulasi geoid. Proses yang dilakukan adalah pendeteksian struktur geologi dari algorithma yang dibuat secara matematik.Kemudian dilakukan segmentasi pada formasi geologi. Setelah diperoleh pola struktur geologi maka dilakukan pendefinisian terhadap standar geologi yang meliputi jenis formasi, penyusun formasi, endapan, sejarah bentukan formasi. Selanjutnya dilakukan pemodelan dan kondisi kawasan pasca penambangan sesuai dengan algorithma yang tersusun pada pola pengaliran dan kelurusan atau struktur. Hasil yang diperoleh dari pengolahan tersebut baru dilakukan analisis terhadap kawasankeberadaan pasca tambang yang difokuskan pada mineral Timah yang disebut sebagai „Kolong“ adalah akibat dari konsekwensi logis dari penambangan Timah. Penelitian ini hanya difokuskan padajenis tambang dangkal dan di sekitar tambang terbuka Lokasi yang dipilih adalah wilayah bekas tambang di Kabupaten Bangka Barat. Sehingga dapat diasumsikan bahwa hasil penelitian yang dilakukan dalam identifikasi lahan tambang timah dan ekstraksi parameter geologi di Pulau Bangka menggunakan data satelit penginderaan jauh Landsat 6 untuk menampilkan sebaran lokasi lahan tambang timah yang disertai tersedianya ekstraksi parameter geologi.
Copyrights © 2015