Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA > Menemukan Keindonesiaan dalam Novel-Novel Pramoedya Ananta Toer

 

Full Text PDF (202 kb)
ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA
Vol 18, No 2 (2015): ATAVISME, Edisi Desember 2015
Menemukan Keindonesiaan dalam Novel-Novel Pramoedya Ananta Toer
Sariban, Sariban ( Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan, Jalan Airlangga No. 3 Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur)
Marzuqi, Iib ( Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan, Jalan Airlangga No. 3 Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
25 Dec 2015
 
Penelitian ini dilatarbelakangi usaha penemuan nilai-­nilai keindonesiaan dalam novel-­novel Pramoedya Ananta Toer (Pram). Masalah penelitian meliputi nilai multikulturalisme, modernisme, dan nasionalisme keindonesiaan dalam novel-novel Pram. Tujuan penelitian ini menemukan nilai multikulturalisme, modernisme, dan nasionalisme keindonesiaan dalam karya Pram. Teori yang digunakan adalah konsep keindonesiaan sebagai bangsa bekas jajahan yang bermasyarakat plural. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel-­novel Pram memberikan kontribusi besar dalam membangun keindonesiaan. Terdapat tiga nilai keindonesiaan dalam novel-novel Pram. Ketiga nilai keindonesiaan tersebut adalah nilai multikulturalisme, modernisme, dan nasionalisme. Multikulturalisme keindonesiaan dalam novel-novel menggambarkan penghargaan perbedaan, kesukuan, toleransi, dan keragaman warga bangsa. Modernisme keindonesiaan dalam novel Pram tergambar melalui filosofi belajar sepanjang hayat. Modernitas Indonesia dibangun melalui tradisi terus belajar pada semua jenjang usia, pada semua suasana, yang tidak mengenal batas tempat dan waktu. Dengan belajar selamanya, tokoh-tokoh novel Pram berupaya mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan berkontribusi di tengah-­tengah bangsa lain yang lebih dahulu memiliki peradaban maju. Nasionalisme keindonesiaan dalam karya Pram terlihat melalui sikap mandiri dan berani tokoh-­tokohnya untuk tidak bergantung bangsa lain untuk menjadi bangsa beridentitas.

Abstract:
This research attempts to find out the value of Indonesia in Pramoedya Ananta Toer’s (Pram) novels. Research problems including multiculturalism value, modernism value, and Indonesia nationalism in Pram’s novels. The aim of this research is to find out the values of multiculturalism, modernism, and Indonesia nationalism in Pram’s masterpiece. The theory that is used in this research is Indonesia concept as excolony. This research uses the descriptive method. The result of the research shows that novels by Pram made a major contribution in building the Indonesianness. There are three grades the Indonesianness in the novels by Pram. The tree of the Indonesianness values are the values of multiculturalism, modernism, and nationalism. The respect of multiculturalism of the Indonesianness in novels by Pram is implied in the differences, ethnicity, tolerance, and diversity of the citizens of the nation. The Modernism of the Indonesianness in Pram’s novel illustrated by the philosophy of lifelong learning. Indonesian modernity was built through the tradi­tion endure learning at all age levels, in all the atmosphere, that knows no boundaries of place and time. By learning forever, the characters of Pram’s novels seeks to realize a better Indonesia and contribute in the midst of other nations that previously had an advanced civilization. The Indonesianness nationalism of Pram‘s work in is grasped through independent attitude and the heroism of characters not to rely on others to get the nations identity.

Key Words: the Indonesianness; multiculturalism; modernism; nationalism
Copyrights © 2015