Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA > Tentang Manusia Dalam Tembang Palaran Dhandhanggula Nyi Tjondrolukito: Kajian Filsafat Sangkan-Paran

 

Full Text PDF (202 kb)
ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA
Vol 13, No 2 (2010): ATAVISME, Edisi Desember 2010
Tentang Manusia Dalam Tembang Palaran Dhandhanggula Nyi Tjondrolukito: Kajian Filsafat Sangkan-Paran
Pramujiono, Agung ( Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas PGRI Adi Buana, Jalan Ngagel Surabaya)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
31 Dec 2010
 
Perspektif filsafat sangkan-paran dapat digunakan untuk menganalisis manusia dalam tembang Palaran Dhandhanggula Nyi Tjondrolukito (PDNT) yang mencakup apa dan siapa manusia, bagaimana hendaknya manusia berperilaku dalam hidup, dan apa sebenarnya tujuan hidup manusia. Secara materialistik, manusia terbentuk atas unsur-unsur yang sama dengan unsur alam, yaitu api, angin, tanah, dan air yang dilambangkan dengan warna merah, kuning, hitam, dan putih. Secara spiritual, sebagai siapa, manusia terdiri atas empat unsur yang dilambangkan dengan empat warna tersebut. Keempatnya merupakan sedulur papa manusia yang merupakan hawa nafsu manusia yang melengkapi rasa/ruh yang bersemayam dalam manusia. Berkaitan dengan perilaku hidup, hendaknya manusia memiliki keimanan, ketawadukan, kesungguhan, dan mampu menjaga keselarasan dengan alam, keseimbangan jagad cilik yang ada dalam dirinya dengan jagad gedhe yang berupa alam semesta. Sebagai bagian akhir, manusia harus menyadari tujuan hidupnya.

Abstract:
The Sangkan Paran philosophical perspective can be employed to analyze human beings in the traditional Javanese song Palaran Dhandhanggula Nyi Tjondrolukito (PDNT) covering who and what human matters are, how they should behave and achieve their goals in living their lives. Materialistically speaking, on one hand, a human being is composed of elements that are similar to the natural elements, namely, fire, wind, soil, and water that are symbolized by red, yellow, black, and white color. Spiritually speaking, on the other hand, human beings are believed to be composed of the four natural elements. Those elements are considered to be the four “siblings” of human beings. They constitute their passions that enrich their souls. In relation to behavior, human should have faith, loyalty, persistence, ability to keep in harmony of the “small world’ within themselves and “the gigantic world”, that is the whole universe. Last but not least, they should be aware of their goals in life.

Key Words: literary philosophy, sangkan paran, palaran dhandhanggula
Copyrights © 2010