Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan > FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KELAHIRAN PREMATUR DI INDONESIA: ANALISIS DATA RISKESDAS 2013

 

Full Text PDF (32 kb)
E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan
Vol 1, No 1 (2014)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KELAHIRAN PREMATUR DI INDONESIA: ANALISIS DATA RISKESDAS 2013
Article Info   ABSTRACT
Published date:
14 Mar 2016
 
Abstrak:      Prematuritas merupakan penyebab kematian kedua pada balita setelah pneumonia dan merupakan penyebab utama kematian neonatal. Tiga puluh lima persen kematian neonatal di dunia disebabkan oleh komplikasi kelahiran prematur (WHO:2012).  Penelitian ini bertujuan untuk meneliti karakteristik sosiodemografi yang memengaruhi kejadian kelahiran prematur di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Unit analisis penelitian ini adalah seluruh kelahiran hidup yang terjadi sejak Januari 2010 sampai Juni 2013. Metode regresi logistik biner digunakan untuk mengetahui kecenderungan seorang wanita mengalami kejadian kelahiran prematur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48.336 wanita terdapat 36% ibu yang mengalami kejadian kelahiran prematur. Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas yang digunakan adalah signifikan memengaruhi kejadian kelahiran prematur. Wanita dengan karakteristik melahirkan saat umur muda, berpendidikan lebih rendah, tinggal di perdesaan, tidak mempunyai riwayat keguguran, melahirkan anak pertama, tidak melakukan pemeriksaan kehamilan secara lengkap, dan mengalami komplikasi saat hamil cenderung berisiko lebih besar mengalami kejadian kelahiran prematur. Tiga faktor terakhir memberikan pengaruh terbesar pada kejadian kelahiran premature. Disarankan agar pemeriksaan kehamilan sesuai rekomendasi program harus lebih dipromosikan dan fasilitas dan tenaga kesehatan berkualitas harus tersedia di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah perdesaan. Kata kunci: prematuritas, kelahiran prematur, regresi logistik, riskesdas 2013.   Abstract:        Prematuritas is the second leading cause of death in babies after pneumonia and is the leading cause of neonatal mortality. Thirty-five percent of the worlds neonatal death was caused by complications of premature birth (WHO: 2012). The purpose of this research is to know the characteristics of the sosiodemografi affect the incidence of premature birth in Indonesia. This research uses data Basic Health Research (Riskesdas) 2013. The unit of analysis in this research is the whole live births that occurred from January 2010 to June 2013. Binary logistic regression methods were used to figure out the tendencies of a woman experiencing premature birth events. The results showed that out of the 36% of females there 48336 mother who experienced premature birth. Logistic regression results indicate that all free variables used are significantly affecting the incidence of preterm birth. Women with childbirth when young age characteristics, lower-educated, living in rural areas, do not have a history of miscarriage, gave birth to their first child, do not do the complete pregnancy examination, and experienced complications while pregnant tend to be greater risk experienced premature birth. The last three factors give the greatest influence on the incidence of preterm birth, It is recommended that appropriate recommendations for pregnancy examinations program should be further promoted and qualified health care personnel and facilities should be available in all regions of Indonesia, especially in rural areas. Key words: prematurity, preterm birth, binary logistic regression, basic health research survey (riskesdas)
Copyrights © 2016