Logo IPI  
Journal > Journal of Urban Society´s Arts > Perkembangan dan Perubahan Tepak Kendang Jaipongan Suwabda dalam Masyarakat Urban

 

Full Text PDF (6,194 kb)
Journal of Urban Society´s Arts
Vol 2, No 1 (2015): April 2015
Perkembangan dan Perubahan Tepak Kendang Jaipongan Suwabda dalam Masyarakat Urban
Article Info   ABSTRACT
Published date:
17 Feb 2016
 
Tulisan ini membahas perkembangan tepak kendang jaipongan karya Suwanda dilihat dari kontinuitas dan perubahannya terutama yang terjadi dalam masyarakat urban. Metode deskriptif analisis dengan pendekatan sejarah digunakan untuk mengungkap berbagai fenomena tepak kendang jaipongan, yaitu hadirnya notasi yang dibuat oleh para pengendang dan perubahan tepak kendang jaipongan dalam struktur, tempo, dinamika, embat, motif, serta fungsi. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa tepak kendang jaipongan karya Suwanda pada perkembangannya ditanggapi secara kreatif oleh para pengendang melalui kreativitasnya. Oleh karena itu, terdapat perbedaan motif tepak kendang antara hasil rekaman Suwanda di dalam kaset dengan fakta di lapangan ketika digunakan oleh para pengendang. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan dan kepunahan beragam tepak kendang jaipongan karya Suwanda di masyarakat.The Development and Changes of Suwanda’s Tepak Kendang Jaipongan in UrbanSociety. This paper discusses the development of Suwanda’s tepak kendang jaipongan,drumming strokes of jaipongan, seen from its continuity and changes, particularly forwhat has been found in urban society. The descriptive analysis method with historicalapproach is used to explore any various kind of phenomenon of drumming strokes ofjaipongan, among others are the presence of jaipongan notation created by the drummersas well as the changes in the structure of drumming strokes of jaipongan, tempo,dynamics, embat, motifs, and function. Based on the analysis it can be concluded that theSuwanda’s drumming strokes of jaipongan in its progress has been creatively respondedby the drummers through their creativity. Therefore, there is a significant differencebetween the motives of Suwanda’s drumming strokes recorded on tape with the facts oflive performance when they are used by the drummers. This led to the change and the extinction of various Suwanda’s jaipongan drumming strokes in the community.
Copyrights © 2016