Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Mutiara Medika > Peroksidasi Lipid dan Aktivitas Enzim Pembersih pada Diabetes yang Diinduksi Streptozotocin

 

Full Text PDF (462 kb)
Jurnal Mutiara Medika
Vol 2, No 1 (2002)
Peroksidasi Lipid dan Aktivitas Enzim Pembersih pada Diabetes yang Diinduksi Streptozotocin
Astuti, Yoni ( Bagian Biokimia Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
10 May 2016
 
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji peroksidasi lipid dan aktivitas ensim pembersih pada diabetes yang diinduksi Streptozotocin. Penelitian ini juga dilakukan untuk menetapkan apakah dosis sedang vitamin E sebagai antioksidan nonensimatik berperan utama dalam sistem pertahanan tubuh oleh antioksidan pada tikus hamil dan bayinya. Subyek yang terlibat pada penelitian ini terdiri dari 30 ekor tikus galur Wistar betina normal, yang diberi dosis tunggal Streptozotocin (40 mg/Kg BB) dan dikawinkan 7 hari kemudian. Selanjutnya tikus yang diabetikdibagi dalam 2 kelompok yang sesuai yaitu,kelompok I diberi suplemen vitamin E dengan dosis (30 mg/100 g pakan), dan kelompok II diberi pakan dengan diet standart rendah vitamin E Kelompok kontrol terdiri dari 15 ekor tikus hamil. Pada hari pertama setelah kelahiran tikus di dekapitasi dan hepar induknya dihomogenat dan uterus maupun paru - paru bayi tikus dan hepar di preparasi. Kemudian dilakukan pengukuran untuk parameter - parameter berikut: konsentrasi Malondialdehid (MDA) pada homogenat dan serum darah, kadar Glutathione(GSH), aktivitas superoksida-CuZn dismutase dan Glu├é┬Čtathione peroksidase (G-Px) dan Glikemia. Dari hasil yang diperoleh ternyata bayi tikus diabetik lebih kecil dari pada bayi tikus normal,dan kadar gula serumnya jauh lebih tinggi pada bayi tikus diabetik. Kadar MDA meningkat bermakna sedangkan GSH, SOD,dan GPx jauh berkurang pada tikus dewasa diabetik dan bayinya dibandingkan dengan kelompok kontrol. Pada tikus yang diberi suplemen vitamin E, kadar MDA lebih rendah bermakna, Kadar GSH dan aktivitas SOD sangat meningkat pada jaringan-jaringan yang diamati sedangkan aktivitas GPx tetap tidak berubah. Penelitian ini berkesimpulan bahwa dengan mengamati aktivitas ensim - ensim pembersih tertentu, informasi adanya stress oksidatif secara biologi yang terjadi terus menerus serta status janin/bayi dapat diamati. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tikus hamil diabetik dan anaknya terpapar stress oksidatif yang meningkat, dan suplemen vitamin E mampu menurunkan pengaruh yang menggangu dari stress tersebut
Copyrights © 2016