Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > PROSIDING SEMINAR KIMIA > STUDI DOCKING MOLEKULAR SENYAWA KUERSETIN DAN HESPERITIN SEBAGAI INHIBITOR SEL KANKER DENGAN AUTODOCK VINA

 

Full Text PDF (1,191 kb)
PROSIDING SEMINAR KIMIA
SEMINAR NASIONAL KIMIA 2013
STUDI DOCKING MOLEKULAR SENYAWA KUERSETIN DAN HESPERITIN SEBAGAI INHIBITOR SEL KANKER DENGAN AUTODOCK VINA
Muttaqin, Hevin ( Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman)
Saleh, Chairul ( Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman)
Gunawan, Rahmat ( Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
26 Apr 2016
 
Kuersetin dan Hesperitin merupakan turunan dari senyawa Flavonoid yang berbeda kelas, Kuersetin kelas Alkohol, sedangkan Hesperetin kelas Alkanon. Docking Molekular, suatu ilmu penelitian secara in silico atau via perangkat lunak (program komputer) dan ditujukan untuk memprediksikan interaksi antara ligan (key) dengan reseptor (lock) dari ikatan hidrogen yang terbentuk. Autodock VINA adalah salah satu program Docking Molekular yang ada, diciptakan oleh Dr. Oleg Trott untuk meningkatkan efisiensi waktu pengerjaan dan akurasi dalam analisa. Dalam penelitian ini masing-masing dari senyawa Kuersetin dan Hesperitin akan di-Docking terhadap dua macam contoh reseptor, sel kanker otak (1S63) dengan ligan aslinya 778 dan sel kanker paru-paru (2ITO) dengan ligan aslinya IRESSA, terlebih dahulu dilakukan optimasi geometri, minimisasi energi juga validasi metode. Penelitian iniditujukan untuk menjelaskan perbandingan Kuersetin, Hesperitin dan ligan-ligan asli sebagai kandidat bahan obat anti kanker. Percobaan Docking, memberikan hasil Kuersetin dan Hesperitin membentuk ikatan hidrogen terhadap asam amino dari masing-masing reseptor. Hal ini menunjukkan bahwa Kuersetin dan Hesperitin memiliki kemampuan sebagai inhibitor, terutama pada sel kanker paru-paru (2ITO), karena potensi keduanya lebih baik dari ligan IRESSA. Walaupun Kuersetin dan Hesperitin tak memiliki potensi lebih baik dari ligan 778 pada sel kanker paru-paru, keduanya masih dapat digunakan sebagai bahan obat alternatif dari anti kanker.
Copyrights © 2016