Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa > Nilai Budi Pekerti dalam Cerita Bersambung “Napak Tilas” pada Majalah Djaka Lodang Tahun 2014

 

Full Text PDF (743 kb)
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
Vol 8, No 1 (2016): ADITYA
Nilai Budi Pekerti dalam Cerita Bersambung “Napak Tilas” pada Majalah Djaka Lodang Tahun 2014
Article Info   ABSTRACT
Published date:
06 Apr 2016
 
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui unsur intrinsik dalam cerita bersambung Napak Tilas ;dan (2) mendeskripsikan nilai budi pekerti dalam cerita bersambung Napak Tilas pada Majalah Djaka Lodang Tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah cerita dalam majalah Djaka Lodang tahun 2014. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan dari cerita bersambung Napak Tilas tahun 2014. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri, kartu pencacat data, bolpoin, pensil dan buku-buku yang relevan yang mendukung sebagai acuan. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data menggunakan “content analysis” atau analisis isi. Penyajian hasil analisis menggunakan metode informal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik cerita bersambung Napak Tilas pada majalah Djaka Lodang tahun 2014 terdiri dari: (a) tema dalam cerita bersambung Napak Tilas adalah kisah cinta Widyaka, (b) dengan tokoh utama Widyaka, tokoh tambahannya yaitu Maryati, Nastiti, Bu Lurah, Pak Martoprawiran, Ibu Martoprawiran,  Stiyo Basuki, Nuryani, Mawarti, Purih Astuti dan Garjito. (c) Alur yang digunakan adalah alur maju. (d) (d) latar terdiri dari tiga yaitu latar tempat, latar waktu dan latar suasana. (e) Sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga “dia” maha tahu. (2) nilai budi pekerti yaitu: ingat kepada Tuhan, pemaaf, rendah hati, penyayang, menerima, setia, iklas, peduli, jujur.   Kata Kunci : budi pekerti, Napak Tilas
Copyrights © 2016