Logo IPI  
Journal > JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN KEHUTANAN > PENGEMBANGAN KEBIJAKANPENGELOLAAN AIR BAKUBERKELANJUTANDI SUB DAS KONAWEHA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA

 

Full Text PDF (236 kb)
JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN KEHUTANAN
Vol 12, No 3 (2015): Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan
PENGEMBANGAN KEBIJAKANPENGELOLAAN AIR BAKUBERKELANJUTANDI SUB DAS KONAWEHA KABUPATEN KONAWE SULAWESI TENGGARA
Article Info   ABSTRACT
Published date:
14 Dec 2015
 
Pasokan air untuk mendukung pembangunan dan kebutuhan manusia perlu dijamin untuk kondisi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis tingkat keberlanjutan pengelolaan air baku di Sub DAS Konaweha Kabupaten Konawe, (2) menganalisis faktor-faktor penting yang mempengaruhi keberlanjutan pengelolaan air baku di Sub DAS Konaweha Kabupaten Konawe, dan (3) menganalisis peran kelembagaan ditinjau dari aspek kendala yang dihadapi, kebutuhan program pemerintah terkait, serta lembaga yang berperan dalam pengelolaan air baku berkelanjutan di Sub DAS Konaweha Kabupaten Konawe. Hasil analisis Multi Dimensional Scalling (MDS) dengan Rap-Konawe menunjukkan bahwa status keberlanjutan pengelolaan air baku di Sub DAS Konaweha Kabupaten Konawe adalah kurang berkelanjutan dengan indeks keberlanjutan 41,40%. Dimana dimensi ekologi cukup berkelanjutan (52,36%), dimensi ekonomi kurang berkelanjutan (36,93%), dimensi sosial kurang berkelanjutan (34,16%), dimensi teknologi kurang berkelanjutan (35,39%), dan dimensi kelembagaan kurang berkelanjutan (35,39%). Hasil analisis Interpretative Structural Modelling (ISM) menunjukkan terdapat tiga unsur yang perlu diperhatikan: (1) Kendala (penurunan fungsi penyerapan air karena berkurangnya vegetasi di daerah tangkapan air, dan kurangnya koordinasi pengelolaan sumberdaya air antara para pemangku kepentingan), (2) Kebutuhan (peningkatan pengetahuan dan keterampilan personil kantor pemerintah, dan peningkatan kesadaran stakeholder), dan (3) Lembaga (BPDAS Sampara dan Dinas Kehutanan Kabupaten Konawe).
Copyrights © 2015